Cegah Atlet Kabur, Gubernur Jateng Minta KONI Lindungi

  • 22 Feb 2026 10:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng dan seluruh pengurus cabang olahraga memberi perhatian serius dan melindungi para atlet yang berprestasi. Langkah itu ditegaskan untuk mencegah atlet potensial pindah ke daerah lain.

Menurut Luthfi, perlindungan atlet harus diwujudkan melalui apresiasi yang layak dan pembinaan berkelanjutan. Ia menegaskan jangan sampai atlet berprestasi justru “kabur” karena merasa kurang diperhatikan.

Pesan itu disampaikan saat pemberian tali asih kepada atlet taekwondo di Gedung PGRI, Kompleks GOR Wujil Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu 21 Februari 2026. Ia menilai inisiatif Pengprov Taekwondo Jateng memberi penghargaan merupakan contoh konkret menjaga loyalitas atlet.

"Jangan sekali-kali atlet kita yang berprestasi kabur dari Provinsi Jawa Tengah," kata Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul. Dukungan dilakukan melalui pembinaan berjenjang, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan anggaran termasuk tali asih Rp150 juta bagi atlet berprestasi.

"Nanti tanggal 5 Maret 2026, kami undang semua atlet berprestasi ke provinsi," ujar Luthfi.

Dalam kesempatan tersebut, atlet peraih medali SEA Games menerima uang pembinaan dengan nominal berbeda sesuai raihan medali. Peraih emas mendapat Rp12,5 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp7,5 juta.

Penghargaan juga diberikan kepada peraih medali PON Beladiri di Kudus dan Popnas serta pelatih berprestasi Indra Darmawan. Bantuan satu set matras turut diserahkan kepada pengurus taekwondo Kabupaten Wonogiri.

"Selamat kepada atlet yang telah mengukir prestasi, kemudian yang belum juga harus tetap semangat untuk mengejar prestasi. Semakin berprestasi maka semakin berkarakter dan punya sesuatu yang bisa dibanggakan," kata Ahmad Luthfi.

Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menyebut atlet taekwondo Jateng konsisten menyumbang medali di level nasional dan internasional. Pada SEA Games 2025 di Thailand, mereka menyumbang satu emas, satu perak, dan satu perunggu untuk Indonesia.

Di ajang PON Beladiri, taekwondo mempersembahkan empat emas, enam perak, dan sembilan perunggu bagi kontingen Jawa Tengah. KONI pun menegaskan komitmen memikirkan masa depan atlet agar tidak terabaikan setelah masa prestasinya usai.

"Kami mengapresiasi kepada pengurus cabor yang sudah bisa secara mandiri memberikan tali asih seperti Pengprov Taekwondo Jateng ini," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....