Satya Wacana Akui Kalah Kelas dari Pelita Jaya
- 25 Jan 2026 09:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pelatih Satya Wacana Salatiga, Jerry Lolowang, mengakui timnya kesulitan membendung dominasi Pelita Jaya Basketball Jakarta pada laga lanjutan kompetisi IBL 2026. Satya Wacana harus mengakui keunggulan tuan rumah Pelita Jaya dengan skor telak 85–45 di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB) Kuningan, Sabtu malam, 24 Januari 2026.
Jerry menilai Pelita Jaya tampil sangat dominan hampir di seluruh aspek permainan. Timnya bermasalah sejak awal, baik dalam transisi permainan, pertahanan di area paint, hingga penguasaan rebound.
“Secara jujur harus saya akui, hampir di semua titik kami bermasalah dengan Pelita Jaya. Dalam transisi, di paint, dan ketika kami mencoba berlari cepat, semuanya tidak berjalan,” kata Jerry seusai pertandingan.
Salah satu catatan utama Satya Wacana pada laga tersebut adalah kegagalan memanfaatkan transisi. Meski beberapa kali berhasil melakukan pertahanan yang baik, Satya Wacana sama sekali tidak mampu mengonversinya menjadi poin cepat.
“Zero point dari transisi, tidak satu pun berhasil. Padahal ada momen kami dapat rebound dan steal, tapi tidak bisa dikembangkan menjadi permainan cepat,” ujarnya.
Terkait pilihan strategi, Jerry menjelaskan keputusannya memainkan Sam dan Teemo secara bersamaan dilakukan untuk menambah kreativitas dan kelancaran aliran bola. Ia menilai jika hanya mengandalkan dua targetman, permainan Satya Wacana akan mudah terbaca lawan.
Jerry menegaskan evaluasi tidak hanya dilakukan oleh pelatih dan pemain, tetapi juga secara menyeluruh di internal Satya Wacana. Ia berharap kehadiran pemain asing nantinya bisa membantu meningkatkan performa tim.
Jalannya pertandingan, sejak awal laga, Pelita Jaya langsung tampil dominan. Tuan rumah membuka jarak cepat 21–4 dalam delapan menit pertama dan tampil sangat efektif di kuarter pembuka dengan akurasi tembakan tinggi.
Meski sempat menurunkan intensitas di kuarter kedua, Pelita Jaya tetap unggul 41–26 saat turun minum, kemudian masuk kuarter ketiga, Pelita Jaya kembali meningkatkan tempo permainan. Perbaikan pada sektor rebound membuat tim asuhan David Singleton unggul telak 21–6 di kuarter ini, sekaligus memperlebar jarak hingga 30 poin menjelang kuarter akhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....