MTQ Nasional di Simpanglima Dibuka Umum, Ahmad Luthfi: Jangan Terkesan Eksklusif
- 11 Sep 2026 15:51 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu 12 September 2026 malam. Ia menegaskan agenda nasional tersebut harus menjadi milik bersama dan tidak boleh terkesan eksklusif.
Kepastian itu disampaikan Luthfi saat meninjau kesiapan lokasi pembukaan MTQ Nasional di kawasan Simpang Lima, Jumat 11 September 2026. Menurutnya, masyarakat harus diberi ruang untuk ikut menikmati kemeriahan acara tanpa mengurangi prosesi resmi para kafilah.
“Nanti tanpa mengurangi prosesi kafilah maupun lainnya, masyarakat kita bolehkan masuk. Supaya tidak terkesan eksklusif,” kata Luthfi.
Untuk mendukung antusiasme warga, panitia diminta menyiapkan area yang memadai. Ia juga meminta fasilitas pendukung disiapkan bagi masyarakat yang tidak dapat masuk ke lokasi utama.
Sejumlah videotron di sekitar kawasan Simpang Lima akan dimanfaatkan agar seluruh rangkaian pembukaan tetap bisa disaksikan dengan nyaman. “Kalau perlu videotron di Polda dinyalakan sekalian saja,” ujarnya.
Selain memastikan akses bagi masyarakat, Luthfi meminta pelayanan terbaik diberikan kepada seluruh kafilah dari berbagai daerah. Kenyamanan peserta harus dijaga sejak kedatangan, selama mengikuti perlombaan, hingga kembali ke daerah masing-masing.
Gubernur juga menaruh perhatian pada kehadiran para kepala daerah dalam malam ta’aruf dan pembukaan MTQ Nasional. Ia meminta seluruh pihak terkait terus memperkuat koordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Jawa Tengah mengatakan kesiapan penyelenggaraan kini telah mendekati 100 persen. Panitia hanya menyisakan gladi bersih dan sejumlah penyesuaian teknis menjelang acara pembukaan.
“Hari ini sudah hampir 100 persen karena semuanya sudah siap, tinggal gladi bersih. Ada sedikit perubahan agar masyarakat umum bisa hadir dan menikmati langsung di Simpang Lima pada malam Minggu,” kata Taj Yasin.
Menurutnya, videotron telah disiapkan di sejumlah titik kawasan Simpang Lima untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat. Informasi lokasi penayangan akan segera diumumkan agar warga dapat mengikuti prosesi pembukaan meski tidak berada di depan panggung utama.
“Masyarakat ingin datang dan melihat kemeriahannya, bagaimana para ahli Al-Qur’an ini berkumpul. Videotronnya sudah kita siapkan, tinggal nanti informasinya kita unggah supaya masyarakat tahu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno memastikan seluruh fasilitas pendukung telah disiapkan secara maksimal dengan memanfaatkan berbagai aset milik pemerintah provinsi. Organisasi perangkat daerah juga ditugaskan mendampingi kafilah guna memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi selama berada di Jawa Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....