MTQ Nasional Tinggal Hitungan Pekan, Jateng Siapkan 6.180 Personel Pengamanan
- 19 Agt 2026 17:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Jawa Tengah menggenjot persiapan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-31 yang akan segera digelar dalam hitungan pekan. Tak hanya venue perlombaan, tuan rumah juga menyiapkan ribuan personel pengamanan, ratusan tim kesehatan, transportasi, hingga akomodasi bagi kafilah dari seluruh Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyebut persiapan MTQ Nasional kini memasuki tahap finalisasi. "Kita sudah siapkan dan koordinasi terus. Secara progres bisa dibilang 90% sudah siap," kata Sumarno usai melaporkan perkembangan kesiapan MTQ Nasional ke-31 kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa, 18 Agustus 2026.
MTQ Nasional ke-31 akan berlangsung pada 11-20 September 2026 di Kota Semarang. Panitia menargetkan seluruh venue dan fasilitas pendukung rampung pada 7 September, termasuk kesiapan titik kedatangan kafilah serta akomodasi tamu VIP dan VVIP.
Persiapan venue utama juga mulai terlihat di kawasan Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang. Penataan lokasi pembukaan telah dimulai pada Selasa 18 Agustus 2026 dan akan terus dikebut menjelang pelaksanaan acara.
Kesiapan pendamping kafilah juga menjadi bagian penting dalam persiapan tuan rumah. Para pendamping telah ditunjuk dan diberikan pelatihan agar mampu memastikan kebutuhan kafilah selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ.
Aspek keamanan disiapkan secara khusus untuk menjamin kelancaran gelaran nasional tersebut. Sekitar 6.180 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan berbagai rangkaian kegiatan MTQ Nasional ke-31.
Dukungan kesehatan juga disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan peserta dan tamu selama kegiatan berlangsung. Sebanyak 224 tim kesehatan serta sejumlah rumah sakit rujukan disiagakan, yakni RS Nasional Diponegoro, RS Telogorejo, RSD K.R.M.T Wongsonegoro, dan RS Adhyatma.
Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Malam Ta'aruf pada 11 September 2026. Sehari berikutnya, Pawai Ta'aruf digelar pada pagi hari dan dilanjutkan pembukaan MTQ Nasional pada malam hari di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang.
Pawai Ta'aruf akan melibatkan kafilah dari 38 provinsi serta peserta dari kabupaten/kota di Jawa Tengah. Perlombaan berlangsung dalam rangkaian MTQ hingga penutupan pada 19 September, sementara seluruh agenda dijadwalkan berakhir pada 20 September 2026.
"Tentu saja kita harus lakukan check dan recheck lagi sampai hari H untuk memastikan semua siap sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi," jelas Sumarno.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh persiapan dilakukan secara detail karena MTQ Nasional merupakan agenda berskala nasional. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan kafilah serta tamu VIP dan VVIP harus menjadi prioritas utama tuan rumah.
"Ini adalah event nasional. Persiapkan semua dengan baik, apalagi ini tinggal beberapa pekan saja. Semua harus profesional," katanya.
Pemkot Semarang turut mendapat tanggung jawab dalam penyelenggaraan opening dan closing ceremony MTQ Nasional ke-31. Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto mengatakan persiapan pembukaan telah berjalan, termasuk penataan Lapangan Simpang Lima yang mulai dikosongkan dari kegiatan lain hingga gelaran MTQ selesai.
"Venue Simpanglima untuk pembukaan dan closing sudah berproses mulai hari ini, karena persiapan untuk opening memakan waktu cukup lama. Lapangan Simpanglima sudah mulai dikosongkan dari kegiatan lain sampai nanti selesai gelaran MTQ," ujarnya.
Selain agenda utama MTQ, Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung untuk menyambut kedatangan masyarakat dan kafilah dari seluruh Indonesia. Agenda tersebut antara lain festival rebana, kaligrafi, fashion show, mini Dugderan, khataman Al-Qur'an massal, gerakan bersih-bersih masjid, Festival Kota Lama, Job Fair, hingga Seminar Nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....