Alumni Paskibraka: Tantangan Terbesar Bukan Latihan Fisik, tetapi Mengatasi Cemas
- 05 Agt 2026 17:08 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Di balik barisan yang tegap dan gerakan yang nyaris tanpa cela saat upacara kenegaraan, tersimpan tantangan yang tak selalu terlihat. Bagi Alumni Paskibraka Tingkat Pusat 2025, Anindya Putri Aprilia, ujian terbesar seorang anggota Paskibraka bukanlah beratnya latihan fisik, melainkan kemampuan mengendalikan rasa cemas di tengah besarnya ekspektasi yang dibebankan kepada mereka.
Anindya mengatakan setiap anggota Paskibraka tingkat pusat memikul tanggung jawab sebagai wakil daerah sekaligus membawa harapan masyarakat Indonesia. Tekanan tersebut kerap muncul menjelang pelaksanaan tugas pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Menurut saya, tantangan terbesarnya adalah bagaimana seorang Paskibraka menghadapi rasa cemas atau ansietas. Karena Paskibraka tingkat pusat memiliki ekspektasi yang besar dari masyarakat Indonesia, keluarga, maupun daerah asal yang diwakilinya," kata Anindya kepada RRI Semarang, Rabu, 5 Agustus 2026.
Meski menghadapi tekanan yang besar, ia menuturkan para anggota tidak pernah menjalani proses tersebut sendirian. Kebersamaan selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan menjadi kekuatan yang membantu mereka saling menguatkan.
"Kami tidak menghadapinya sendirian. Kami melewati semuanya bersama teman-teman dari 38 provinsi, sehingga bisa saling menguatkan," ujarnya.
Menurut Anindya, rasa percaya diri juga dibangun melalui latihan yang disiplin, arahan dari pelatih dan pamong, serta kesungguhan mengikuti setiap tahapan pembinaan. Proses tersebut membuat para anggota semakin siap menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh tanggung jawab.
Selain kesiapan mental, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama masa pelatihan yang berlangsung dengan intensitas tinggi. Baginya, kesehatan dan ketahanan mental merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan untuk mendukung keberhasilan menjalankan tugas sebagai Paskibraka.
Anindya berharap pengalaman yang diperolehnya dapat menjadi motivasi bagi anggota Paskibraka Tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan tekanan dan rasa cemas sebagai penyemangat untuk memberikan penampilan terbaik saat mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....