Penuhi Gizi MBG, Zulhas Targetkan Pembangunan Ribuan Kampung Nelayan
- 30 Jan 2026 13:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – Untuk memenuhi kebutuhan gizi program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah menargetkan pembangunan ribuan kampung nelayan dan kawasan tambak. Langkah tersebut disampaikan Menko Pangan Zulkifli Hasan(Zulhas) saat meninjau pelaksanaan MBG di Kabupaten Batang, Jumat, 30 Januari 2026.
Zulkifli Hasan mengunjungi sejumlah SMA guna memastikan pendistribusian MBG berjalan lancar dan gizinya terserap optimal oleh pelajar. Pemerintah juga mendorong pemanfaatan bahan pangan ikan sebagai sumber protein utama bagi siswa.
Dalam diskusi bersama pelajar, ia menyebut pemerintah tengah memproses pembentukan kampung nelayan dan optimalisasi kawasan tambak di Pulau Jawa. "Kami akan membentuk 2 ribu kampung nelayan dan tambak 20 ribu hektar di Jawa," ujarnya.
Upaya tersebut dilakukan untuk mencukupi kebutuhan 82,9 juta penerima MBG di seluruh Nusantara. Selain ikan, pasokan telur dari peternak dan nelayan juga menjadi perhatian pemerintah.
Untuk menunjang program MBG, pemerintah juga membangun Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Zulkifli Hasan berharap koperasi mampu memperkuat rantai pasok pangan nasional.
Khusus Jawa Tengah, pembangunan koperasi tersebut mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto."Ini karena pembangunannya di Jawa Tengah termasuk yang tercepat," ujarnya.
Dalam kunjungan itu, Menko Pangan juga berdialog dengan para siswa. Salah satu siswa, Gaza Eira Prasetyo, mendapat hadiah tablet karena mampu menjawab pertanyaan ekonomi dengan tepat.
Gaza mengaku distribusi MBG berjalan lancar dan memberi dampak positif. "Alhamdulillah MBG lancar, dan dampaknya juga positif dari sisi ekonomi, uang saku jadi lebih hemat," katanya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Batang, Sugeng bersyukur mendapat kunjungan dari Menko Zulkifli Hasan. Anak didiknya mendapat arahan langsung agar mengonsumsi MBG tidak hanya melihat dari sisi rasanya saja, tetapi juga takaran gizi.
"Sebanyak 958 porsi MBG tiap harinya didistribusikan ke siswa dan antusias anak sangat tinggi. Kemanfaatan membuat anak lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran," ucapnya.(HK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....