Dapur SPPG Gowong Purworejo Masuk Kelas Premium

  • 26 Jan 2026 16:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Penasehat Khusus Presiden (PKP) Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purworejo, Minggu, 25 Januari 2026. SPPG yang termasuk dalam kelas premium tersebut berada di Dusun Gondangsari RT 02 RW 02, Desa Gowong, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Dalam peninjauan tersebut Brigjen Pol (Purn) Erwin menyisir setiap ruangan dapur. Ia menyampaikan, SPPG Gowong yang dikelola oleh yayasan sosial bina generasi anak desa tersebut sudah masuk kelas premium.

"Ini bangunan permanen ditata mulai awal dan layoutnya sudah memenuhi syarat. Kualitas bangunan juga premium sehingga ini layak menerima manfaat yang maksimal," kata Brigjen Pol (Purn) Erwin.

Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan, walaupun semua sudah bagus, harus tetap dilakukan pembinaan. "Kekurangannya bahan baku jauh, kami sarankan untuk memberdayakan masyarakat sini untuk kebutuhan dapurnya, misal menanam cabai dan sebagainya, supaya ada peningkatan ekonomi untuk masyarakat sekitar," ungkapnya.

Erwin juga berpesan agar SPPG selalu konsisten sesuai juknis, konsisten bersinergi dengan pemerintah dan aparat mulai tingkat bawah sampai atas supaya konsistensi akan naik terus. "Tadi owner sini juga sudah menyampaikan komitmen terhadap kualitas dan akan mengeluarkan anggaran Rp10.000, itu bagus sekali," katanya.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Gowong, Indri Aprilia mengucapkan, terima kasih atas kedatangan Brigjen Pol (Purn) Erwin di dapur SPPG Gowong. "Ini suatu kehormatan bagi kami atas kunjungan dari Penasehat Khusus Presiden, alhamdulillah tidak ada kendala sama sekali," ucapnya.

Indri menjelaskan, SPPG Gowong sudah mulai beroperasi pada 18 Januari 2026 dengan penerima manfaat sebanyak 980. Kemudian, pada Senin, 26 Januari 2026, penerima manfaat akan bertambah menjadi 2.300, sudah termasuk guru dan tenaga pendidik.

"Untuk kesulitan, ada yang mengantarkan ke sekolah menggunakan sepeda motor. Akses jalan ada yang belum bisa dilalui mobil," katanya. (Agus)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....