Kasus Keracunan MBG, Akademisi Ingatkan Konsep Halal dan Thayyib
- 26 Jan 2026 11:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi peringatan serius bagi semua pihak, terutama dalam memperingati momen Hari Gizi dan Makanan yang jatuh pada 25 Januari 2026. Menanggapi hal itu, Akademisi UIN Raden Mas Said Surakarta, Susilo Surahman menekankan pentingnya penerapan konsep halal dan thayyib dalam penyediaan makanan.
Ia menilai insiden ini bukan sekadar persoalan teknis. Menurutnya, gizi adalah amanah yang berkaitan dengan keselamatan jiwa dan tanggung jawab moral.
"Anggaran MBG yang mencapai triliunan rupiah adalah amanah rakyat. Dalam perspektif Islam, setiap rupiah yang dikelola akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah," kata Susilo Surahman melalui keterangan tertulis, Senin, 26 Januari 2026.
Ia mengingatkan, memberi makan merupakan ibadah besar. Namun, kelalaian dalam menjaga keamanan pangan dapat berubah menjadi dosa sosial.
Konsep halal dan thayyib menjadi kunci utama dalam program pangan. Halal menjamin keabsahan, sementara thayyib memastikan makanan aman, bersih, dan menyehatkan.
Menurutnya, Al-Qur’an menegaskan pentingnya mengonsumsi makanan halal dan baik. Rasulullah SAW juga menekankan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah.
Kekuatan lahir dari tubuh yang sehat dengan asupan gizi berkualitas. Oleh karena itu, kasus keracunan MBG harus menjadi bahan introspeksi bersama.
Pemerintah diminta memperketat pengawasan dan standar penyedia makanan. Transparansi kualitas dan keamanan pangan juga perlu ditingkatkan.
Masyarakat didorong menjaga pola makan sehat dan tidak bersikap boros. "Makanan yang halal dan thayyib tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menumbuhkan keberkahan hidup," katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan dan keagamaan penting dalam edukasi gizi seimbang. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bahwa pangan bukan sekadar urusan logistik, karena etiap suapan adalah amanah, dan setiap gizi menjadi bagian dari ibadah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....