Apa Itu Kebab dan Bagaimana Sejarahnya?
- 01 Agt 2024 09:47 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang : Banyak masakan dari Timur Tengah yang menjadi salah satu kuliner populer di dunia. Selain dikenal dengan rasanya yang lezat, bumbu rempah yang kuat juga menjadi cirinya.
Salah satu makanan khas yang kini bahkan sudah menjamur di Indonesia adalah kebab. Apa itu kebab dan bagaimana sejarahnya?
Dikutip dari Wikipedia, kebab merupakan daging yang dimasak. Makanan ini lebih dikenal dengan nama shish kebab atau souvlaki klasik, daging kecil berbentuk kubus yang dimasak dengan tusuk.
Kebab dikenal juga sebagai gyros di Amerika Utara. Sedangkan di Timur Tengah, Asia, dan negara-negara muslim, kebab merupakan hidangan daging panggang.
Berbeda juga dengan di Cina, kebab dikenal dengan nama chuan. Kebab berisikan daging yang dipotong atau digiling, sayuran, dan berbagai pelengkap lainnya sesuai daerah masing-masing.
Cara memasaknya bisa dengan tusuk sate di atas api atau dipanggang dalam wajan. Daging yang digunakan pada umumnya daging kambing atau domba, tapi ada juga yang menggunakan daging sapi, ayam, atau ikan.
Nama kebab sendiri berasal dari bahasa Arab, kabab, yang artinya daging goreng. Kata kabab kemungkinan berasal dari bahasa Aram, kabbaba, yang mungkin juga berasal dari bahasa Akkadia, kababu yang artinya bakar/panggang.
Di buku-buku berbahasa Turki, istilah kebab artinya bola-bola daging yang terbuat dari daging domba cincang atau ayam. Kebab baru diartikan sebagai masakan daging panggang atau shish kebab sejak zaman Kesultanan Utsmaniyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....