Harumnya Putu, Suara Uapnya Bikin Bernostalgia

  • 01 Okt 2026 07:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang-Harum putu dan suara kukusannya kerap mengingatkan masyarakat pada jajanan masa kecil. Dari gerobak sederhana, penjual putu masih menawarkan jajanan tradisional yang akrab di tengah masyarakat.

Adonan tepung beras dimasukkan ke dalam cetakan bambu kecil sebelum dikukus hingga matang. Bagian tengahnya diisi gula merah yang memberikan rasa manis saat putu disantap.

Proses pengukusan menghasilkan kepulan uap sekaligus suara khas yang mudah dikenali dari kejauhan. Suara tersebut kerap menjadi tanda kehadiran penjual putu di sekitar pemukiman warga.

Setelah matang, putu dikeluarkan dari cetakan lalu disajikan bersama parutan kelapa. Perpaduan gula merah dan kelapa menghadirkan rasa manis sekaligus gurih yang khas.

Meski terlihat sederhana, pembuatan putu membutuhkan ketelitian agar bentuknya tetap rapi dan matang sempurna. Takaran adonan serta gula merah perlu diperhatikan supaya teksturnya tidak mudah hancur.

Di tengah banyaknya jajanan kekinian, putu masih memiliki penggemar dari berbagai kalangan masyarakat. Aroma khas dan suara kukusannya tetap mampu menarik perhatian orang yang melintas.

Bagi sebagian orang, putu bukan sekadar jajanan untuk mengisi perut. Aroma, rasa, dan suara kukusannya mampu menghadirkan kembali kenangan masa kecil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....