Dubai Chewy Cookie Bukti Tren Dubai Masih Berlanjut
- 10 Agt 2026 14:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tren makanan bertema Dubai tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah ramai dengan fenomena Dubai chocolate, kini muncul kreasi baru bernama Dubai chewy cookie yang kembali menarik perhatian pecinta kuliner.
Kemunculan produk ini menunjukkan bahwa label “Dubai” kini tidak lagi merujuk pada satu jenis makanan tertentu. Sebaliknya, kata tersebut telah berkembang menjadi identitas rasa yang mudah dikenali oleh masyarakat.
Pada awal kemunculannya, Dubai chocolate dikenal melalui perpaduan cokelat, pistachio, dan isian kunafa yang memberikan sensasi tekstur unik. Popularitasnya yang tinggi kemudian mendorong banyak inovasi pada berbagai jenis makanan lainnya.
Salah satu hasil perkembangannya adalah Dubai chewy cookie yang mengadaptasi karakter rasa serupa ke dalam bentuk mochi marshmallow. Tekstur yang lembut dipadukan dengan isian pistachio dan kunafa yang crunchy membuat produk ini cepat menarik perhatian.
Fenomena ini menunjukkan adanya proses yang sering disebut sebagai “Dubai-ification” dalam dunia kuliner. Konsep rasa yang awalnya hadir dalam cokelat kini berevolusi dan diterapkan pada berbagai produk makanan lain.
Media sosial turut berperan besar dalam memperkuat tren tersebut. Konten ulasan, video potongan kukis, hingga tampilan isian yang melimpah membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.
Bagi sebagian konsumen, daya tariknya bukan hanya terletak pada rasa. Label Dubai sendiri kini menjadi simbol kemewahan, keunikan, dan pengalaman kuliner yang sedang populer.
Salah satu pembeli, Syafa (21) mengaku tertarik mencoba karena sering melihatnya di media sosial. “Karena tren Dubai chocolate ini nggak habis-habis, aku jadi penasaran nyobain versi lainnya, kek Dubai chewy cookie,” ujarnya.
Meski tren kuliner terus berubah, kemunculan Dubai chewy cookie menunjukkan bahwa popularitas konsep Dubai masih memiliki tempat di pasar. Evolusi dari Dubai chocolate ke berbagai kreasi baru menjadi bukti bahwa sebuah tren dapat berkembang menjadi identitas rasa yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....