Mengenal Kimpul, Umbi Lokal yang Viral di Tiktok

  • 04 Agt 2026 15:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Belakangan ini, nama “kimpul” jadi bahasan warganet di dunia maya khususnya Tiktok. Umbi-umbian lokal yang identik dengan masyarakat pedesaan ini, mendadak trending karena digunakan oleh seorang konten kreator yang memadukannya dengan berbagai hidangan.

Kimpul sendiri menjadi perbincangan warganet, setelah dipopulerkan oleh konten kreator Tiktok dengan akun @black.sheep8208. Kreator asal Bantul itu kerap membuat sejumlah hidangan berbahan utama kentang, namun dikreasikannya dengan mengganti bahan utamanya dengan umbi-umbian lokal termasuk kimpul.

Akun tersebut juga menggunakan pangan lokal lainnya, seperti mbote, miyung, dan lain sebagainya sebagai kreasi makanannya. Konten tersebut dibuatnya untuk mempopulerkan kembali pangan lokal yang mulai terlupakan, namun memiliki kandungan gizi yang cukup baik.

Kimpul sendiri merupakan salah satu tanaman umbi-umbian dari famili Araceae dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium, yang di beberapa daerah juga dikenal sebagai talas belitung. Tanaman ini tumbuh baik di wilayah tropis, termasuk Indonesia, dan telah lama dimanfaatkan sebagai sumber pangan masyarakat.

Sebelum beras menjadi makanan pokok utama di berbagai daerah di Indonesia, berbagai jenis umbi termasuk kimpul telah lama dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat. Namun, seiring perubahan pola konsumsi masyarakat, popularitasnya mulai berkurang dan lebih banyak ditemukan di pasar tradisional maupun pekarangan rumah.

Kimpul kerap dimanfaatkan umbinya dan diolah dalam berbagai cara seperti direbus, dibakar, dikukus, hingga digoreng. Ia juga dapat diolah sebagai tepung untuk dijadikan kue kering, hingga bisa juga dijadikan dalam bentuk keripik.

Dari sisi kandungan gizi, kimpul mengandung karbohidrat sebagai sumber energi dan disertai serat pangan, vitamin, dan mineral. Kandungan tersebut menjadikannya salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi sebagai pangan alternatif.

Kandungan karbohidrat kompleks pada kimpul membuat umbi ini mampu menjadi sumber energi bagi tubuh. Vitamin, mineral, dan antioksidan berperan dalam membantu menjaga kesehatan apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Meski memiliki potensi sebagai sumber pangan alternatif, kimpul sendiri belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Dibandingkan beras, kentang, maupun singkong, kimpul kalah populer karena ketersediaannya yang tidak merata di pasaran dan minimnya inovasi pengolahan sehingga konsumsinya masih cukup terbatas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....