Rindu Masakan Eyang Putri dan Ibu dengan Membawa Bekal untuk Sarapan yang Sehat
- 23 Jul 2026 08:51 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pagi hari selalu mengingatkanku pada dapur rumah yang harum karena masakan eyang putri dan ibu. Rindu itu makin terasa saat harus sarapan sendiri jauh dari rumah.
Dulu eyang putri dan ibu selalu menyiapkan bekal dengan lauk sederhana tapi penuh gizi. Ada nasi hangat, telur dadar, sayur bening, dan sambal buatan tangan yang rasanya tidak pernah sama.
Sekarang aku mencoba meniru masakan eyang putri dan ibu agar bisa membawa bekal sehat ke kantor. Meskipun rasanya belum se-enak buatan beliau, niatnya sama ingin menjaga tubuh tetap kuat.
Membawa bekal membuatku lebih hemat dan juga lebih tenang. Aku tahu isi makanannya bersih, bergizi, dan dimasak dengan hati.
Menu bekal favoritku adalah nasi putih sedikit, ayam cabai hijau, dan sayur bayam. Kombinasinya sederhana, tapi mengingatkanku pada menu sarapan eyang putri dan ibu setiap hari.
Aku selalu menyiapkan bahan-bahan dari malam sebelumnya agar pagi tidak terburu-buru saat memasak. Sambil memasak, aku putar lagu yang dulu sering eyang putri dan ibu nyanyikan di dapur.
Saat membuka kotak bekal di kantor, aromanya langsung membawa ingatan ke rumah. Rasanya seperti dipeluk dari jauh oleh kasih sayang eyang putri dan ibu dan membawa rasa semangat kerja demi ibu , bapak dirumah dan eyang putri di syurga.
Sarapan sehat dari bekal buatan sendiri membuat badan lebih bertenaga. Sekaligus mengobati rasa rindu terhadap eyang putri yang kadang muncul tanpa sebab.
Ternyata membawa bekal bukan hanya soal makanan. Itu adalah cara merawat diri, menjaga kenangan akan masakan eyang putri dan ibu tetap hidup setiap hari dan bisa menghemat keuangan juga untuk sisi positifnya. (APR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....