Sad Food dan Fenomena Kuliner Gagal yang Justru Viral
- 08 Jul 2026 12:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Memesan makanan kini tidak hanya soal rasa, tetapi juga tampilan. Banyak orang tertarik membeli setelah melihat foto menu yang terlihat cantik dan menggugah selera.
Istilah sad food muncul untuk menggambarkan makanan yang tampilannya mengecewakan saat diterima pembeli. Bentuk yang berantakan atau porsi yang jauh berbeda dari promosi menjadi ciri yang paling sering ditemukan.
| Baca juga: Anak Muda Ungkap Alasan Suka Mentaiko |
Fenomena ini tidak lepas dari peran media sosial dalam membentuk ekspektasi konsumen. Foto makanan yang didukung pencahayaan, editing, dan sudut pengambilan gambar mampu membuat hidangan terlihat jauh lebih menarik.
Perbedaan antara promosi dan kenyataan kemudian melahirkan banyak konten expectation vs reality. Unggahan seperti ini sering menjadi hiburan dan membuat istilah sad food semakin populer di berbagai platform.
| Baca juga: Sepotong Dessert Cantik Penutup Sajian |
Meski tampilannya kurang meyakinkan, sad food tidak selalu memiliki rasa yang buruk. Sebaliknya, ada pula makanan yang terlihat menarik di foto tetapi tidak memberikan pengalaman rasa yang sepadan.
Tampilan tetap menjadi faktor penting karena manusia cenderung menilai makanan dari visualnya terlebih dahulu. Penyajian yang menarik dapat meningkatkan selera sekaligus membentuk pengalaman makan yang lebih berkesan.
Menariknya, beberapa makanan justru viral karena tampilannya yang gagal memenuhi ekspektasi. Pengalaman lucu yang dibagikan netizen sering kali menjadi promosi tidak langsung dan membuat produk tersebut semakin dikenal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....