Menikmati Kelezatan Selat Solo yang Ringan namun Mengenyangkan
- 24 Jun 2026 08:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang kaya rasa dan sejarah. Salah satu hidangan khas yang patut dicoba adalah Selat Solo, makanan legendaris dari Surakarta.
Hidangan ini menawarkan perpaduan cita rasa unik antara kuliner Jawa dan pengaruh Barat. Dengan kuah yang segar, daging yang empuk, serta sayuran pelengkap, menjadi pilihan hidangan yang ringan namun tetap mengenyangkan.
Nama Selat Solo diyakini berasal dari adaptasi masyarakat Jawa terhadap hidangan salad dan steak ala Eropa. Hidangan ini yang diperkenalkan pada masa kolonial.
Seiring waktu, resep tersebut dimodifikasi dengan bumbu lokal sehingga menghasilkan sajian yang sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia. Selat Solo terdiri dari irisan daging sapi yang dimasak hingga empuk, disajikan bersama kuah bening kecokelatan.
Kuah Selat Solo memiliki rasa manis, gurih, dan sedikit asam. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan kentang goreng, wortel, buncis, tomat, selada, telur rebus, dan acar mentimun.
Salah satu keunggulan Selat Solo adalah rasanya yang tidak terlalu berat. Kuahnya yang bening memberikan sensasi segar saat disantap, berbeda dengan hidangan berkuah santan atau bersantan kental.
Perpaduan kecap manis, rempah-rempah, dan sedikit sentuhan cuka menciptakan rasa yang seimbang dan menggugah selera. Sayuran segar yang melimpah juga membuat hidangan ini terasa lebih ringan.
Daging sapi menjadi sumber protein utama, sementara kentang berfungsi sebagai sumber karbohidrat. Sayuran seperti wortel, buncis, dan selada menambah asupan serat serta vitamin yang dibutuhkan tubuh.
Kombinasi tersebut menjadikan Selat Solo sebagai hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga cukup seimbang dari segi gizi. Di tengah maraknya makanan modern, Selat Solo tetap memiliki tempat istimewa di hati para pecinta kuliner Nusantara.
Keunikan rasa, sejarah panjang, serta perpaduan budaya yang terkandung di dalamnya menjadikan hidangan ini lebih dari sekadar makanan biasa. (WW)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....