Kesalahan yang Membuat Bawang Merah Goreng Cepat Melempem
- 21 Mei 2026 11:49 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Bawang merah goreng menjadi pelengkap favorit banyak masakan Indonesia. Namun, banyak orang mengeluh bawang goreng buatan sendiri cepat melempem hanya dalam hitungan jam.
Padahal, bawang merah goreng yang renyah dan tahan lama sebenarnya bisa dibuat dengan teknik yang tepat. Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat proses pengolahan maupun penyimpanan.
1. Irisan Bawang Terlalu Tebal atau Tidak Seragam
Ketebalan irisan sangat memengaruhi hasil akhir bawang goreng. Jika terlalu tebal, bagian dalam bawang masih menyimpan kadar air sehingga mudah lembek.
Sebaliknya, irisan yang terlalu tipis membuatnya mudah gosong sebelum matang merata. Usahakan mengiris bawang dengan ukuran tipis dan seragam agar matang bersamaan.
2. Bawang Tidak Dikeringkan Sebelum Digoreng
Kandungan air yang tinggi menjadi penyebab utama bawang goreng cepat melempem. Setelah diiris, bawang sebaiknya didiamkan terlebih dahulu atau ditepuk menggunakan tisu dapur agar kadar air berkurang.
Sebagian orang juga menaburkan sedikit garam lalu mendiamkannya beberapa menit. Ini dilakukan untuk membantu mengeluarkan air dari bawang.
3. Minyak Belum Benar-Benar Panas
Menggoreng bawang dalam minyak yang kurang panas membuat bawang menyerap banyak minyak. Akibatnya, tekstur menjadi lembek dan tidak tahan lama.
Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum bawang dimasukkan. Gunakan api sedang agar bawang matang perlahan dan renyah merata.
4. Menggoreng Terlalu Banyak Sekaligus
Memasukkan terlalu banyak bawang ke dalam wajan akan menurunkan suhu minyak secara drastis. Hal ini membuat bawang tidak garing sempurna.
Selain itu, bawang pun menjadi cenderung berminyak. Goreng bawang dalam jumlah sedikit demi sedikit agar hasilnya lebih renyah.
5. Tidak Mengaduk Saat Menggoreng
Bawang merah mudah matang tidak merata. Jika dibiarkan tanpa diaduk, sebagian bisa gosong sementara bagian lain masih setengah matang.
Aduk perlahan selama proses menggoreng. Ini dilakukan supaya warna dan kerenyahannya merata.
6. Terlalu Lama Menggoreng
Banyak orang menunggu bawang hingga cokelat tua sebelum diangkat. Padahal, bawang masih mengalami proses pematangan setelah diangkat dari minyak panas.
Jika terlalu lama digoreng, bawang akan menjadi pahit dan cepat kehilangan kerenyahannya. Angkat bawang saat warnanya mulai kuning keemasan.
7. Tidak Meniriskan Minyak dengan Benar
Sisa minyak berlebih dapat membuat bawang goreng cepat lembek. Setelah diangkat, tiriskan bawang menggunakan saringan.
Bisa juga letakkan bawang goreng di atas tisu dapur agar minyak terserap. Biarkan bawang benar-benar dingin sebelum disimpan.
8. Menyimpan Saat Masih Hangat
Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi. Uap panas dari bawang yang masih hangat akan menghasilkan embun di dalam wadah penyimpanan.
Akibatnya, bawang cepat melempem. Pastikan bawang sudah dingin total sebelum dimasukkan ke dalam toples.
9. Menggunakan Wadah yang Tidak Kedap Udara
Paparan udara membuat bawang goreng kehilangan kerenyahannya lebih cepat. Gunakan wadah kedap udara dan simpan di tempat kering agar kualitas tetap terjaga.
Membuat bawang merah goreng yang renyah ternyata membutuhkan perhatian pada detail kecil. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, bawang merah goreng buatan rumah bisa tetap gurih, renyah, dan tahan lama. (CM)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....