Berbagai Varian Bakcang, Jajanan Khas Tionghoa

  • 04 Mei 2026 13:43 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Bakcang adalah jajanan tradisional khas Tionghoa. Berbahan utama beras ketan dengan isian daging yang dibungkus daun bambu.

Awalnya bakcang ini hanya berisi daging babi karena memang jajanan khas Tionghoa. Namun kini, varian isian bakcang cukup beragam, mulai dari daging ayam, daging sapi bahkan isian bukan daging.

Hal ini tentu saja untuk mengikuti permintaan pasar. Ada juga varian non daging yang banyak diminati, yakni bakcang vegetarian dengan isian jamur dan sayuran lainnya.

Yang menjadikan khas tentu saja daun pembungkus dan bentuknya. Bakcang dibungkus dengan daun bambu kering, lalu dibersihkan.

Bakcang dibungkus dengan bentuk segitiga. Untuk menguatkan bungkusan ini, ditali dengan rafia, sekaligus untuk menggantung meniriskan setelah dikukus.

Cara mengemas bakcang tidaklah terlalu rumit. Beras ketan yang sudah masak ditata di daun bambu dibentuk kerucut.

Lalu ditambahkan daging atau isian sesuai selera, kemudian ditutup lagi dengan beras ketan dan dipadatkan. Setelahnya bakcang dibungkus berbentuk segitiga dan dikukus hingga tanak.

Setelah matang, bakcang diangkat dari kukusan, digantungkan agar tiris. Lalu bakcang siap dijual atau dikonsumsi dengan perpaduan rasa gurih beras ketan dan manis pedas sesuai rasa isian.


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....