Jumbrek, Jajanan Tradisional Berbentuk Kerucut Khas Lamongan
- 20 Apr 2026 16:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Penggemar jajanan tradisional harus mencoba camilan khas Lamongan ini. Jumbrek namanya, atau dikenal juga dengan nama clorot atau dumbeg di wilayah lain.
Bentuknya cukup unik, mengerucut, menyerupai terompet. Bungkusnya dari daun lontar yang dililitkan.
Cara makannya pun unik, hanya dengan mendorong lilitan daun lontar dari bawah, maka jumbrek ini langsung bisa disantap. Rasanya perpaduan manis gurih dengan harum santan dan nangka.
Berbahan tepung beras, santan, gula jawa dan nangka, semuanya dicampurkan menjadi adonan cair. Setelah itu dimasukkan ke dalam lilitan daun lontar yang telah dibuat sebelumnya, lalu dikukus.
Setelah dikukus hingga matang, jubrek diangkat, ditiriskan, didinginkan dan siap dinikmati. Semua bahan yang digunakan pun masih diproses dengan manual sederhana.
Santan berasal dari kelapa parut alami yang diperas, bukan dengan santan instan. Begitu juga dengan gula jawa, menggunakan gula siwalan dari hasil panen lingkungan sekitar.
Jumbrek ini merupakan jajanan tadisional yang bahkan sudah ada sejak tahun 1960 an. Umumnya usaha ini dijalankan secara turun temurun, hingga dilanjutkan oleh generasi kedua atau ketiga.
Jumbrek termasuk jajanan tradisional yang cukup mengenyangkan dengan harga yang terjangkau. Cukup dengan 4.000 rupiah per satuannya, Anda dapat menikmati jumbrek kuliner khas Lamongan Jawa Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....