Tempe Jadah Mbah Carik Kuliner Khas Yogyakarta

  • 30 Mar 2026 17:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Jika ingin menikmati kuliner tradisional di Yogyakarta, salah satu yang khas adalah tempe jadah. Tepatnya di Kaliurang, tempe jadah ini menjadi ikon kuliner yang bisa dinikmati langsung atau dijadikan oleh-oleh.

Perpaduan rasa gurih ketan dan kelapa dari jadah, dan manis gurih dari tempe bacem menciptakan rasa yang unik. Saat ini ada sekitar 70 penjual tempe jadah di daerah Kaliurang, dan salah satu pelopornya adalah tempe jadah Mbah Carik.

Sejarah dinamakan tempe Jadah Mbah Carik, berasal dari Sultan Hamengkubuwono IX yang memberikan nama tersebut. Untuk membedakan dengan penjual yang lain, beliau memberikan nama tersebut agar mudah saat mengutus untuk membelinya.

Proses pembuatan tempe jadah Mbah Carik masih mempertahankan sisi tradisionalnya. Dengan menggunakan bahan bakar kayu dan

Selain sebagai jajanan pada umumnya, dulunya jadah merupakan salah satu makanan khas saat seserahan atau dalam proses pernikahan. Filosofinya, jadah mempunyai tekstur yang kenyal dan lengket, harapannya dalam pernikahan terwujud keluarga yang selalu erat dan harmonis.

Saat ini jadah tempe juga telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda DIY pada tahun 2025. Tempe jadah telah eksis sejak tahun 1950, sehingga sarat akan nilai historis, filosofis, serta harus dilestarikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....