Tempe Benguk Khas Wonogiri, Bantul dan Kulon Progo

  • 30 Mar 2026 14:08 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tempe benguk merupakan makanan khas dari Wonogiri, Bantul dan Kulon Progo yang terbuat dari biji koro benguk. Dalam istilah latin, koro benguk bernama Mucuna pruriens.

Berbeda dengan kedelai yang berbiji kecil berwarna kuning cerah, koro benguk ini berukuran lebih besar dan berwarna kehitaman. Teksturnya pun lebih keras dan padat jika dibandingkan dengan kedelai.

Meski sama-sama berasa gurih, tetapi koro benguk mempunyai sensasi rasa pahit yang khas. Rasa ini yang umumnya dicari para pecintanya karena tidak ditemui di biji kacang lainnya.

Ada berbagai olahan yang bisa ditemui untuk tempe benguk ini. Di daerah Kulon Progo, koro benguk dimasak dengan santan kental dan berempah, dinamakan besengek yang disajikan dengan geblek.

Sedangkan di Wonogiri, koro benguk biasa diolah sebagai kripik tempe. Ada juga yang membuatnya sebagai bacem atau tempe goreng saja.

Pengolahan koro benguk membutuhkan kehati-hatian, agar tidak menimbulkan rasa pusing atau keracunan. Koro benguk harus direndam selama kurang lebih 2 hari lalu direbus hingga benar-benar matang.

Setelahnya baru diberikan ragi dan dibungkus dengan daun jati atau daun pisang. Harus menunggu sekitar 2 hari untuk mendapatkan koro benguk yang siap diolah menjadi gorengan, kripik, besengek atau bacem.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....