Mengenal Jeroan yang Biasa Ditemui di Bakso
- 11 Mar 2026 08:40 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Bakso tidak hanya identik dengan bola daging yang kenyal dan kuah gurih yang hangat. Di berbagai daerah di Indonesia, bakso sering disajikan dengan tambahan jeroan.
Bagi para pecinta bakso, kehadiran babat, iso, hingga sandung lamur justru menjadi daya tarik tersendiri karena menambah sensasi nikmat dalam satu mangkuk sajian. Berikut beberapa jeroan yang biasa ditemui di bakso.
- Babat
Babat merupakan bagian lambung sapi yang telah dibersihkan dan direbus hingga empuk. Teksturnya kenyal dengan serat yang khas, serta memiliki aroma yang cukup kuat.
Agar tidak bau dan alot, babat biasanya direbus lama bersama rempah seperti daun salam, jahe, dan lengkuas. Dalam semangkuk bakso, potongan babat memberikan sensasi chewy yang berpadu dengan kuah gurih.
- Iso
Iso adalah sebutan untuk usus sapi yang sudah dibersihkan dan dimasak. Teksturnya lebih lembut dibanding babat, namun tetap kenyal.
Proses pembersihan iso harus dilakukan dengan teliti agar tidak menyisakan bau. Biasanya iso direbus cukup lama hingga empuk sebelum dipotong kecil-kecil dan ditambahkan ke dalam bakso.
- Sandung Lamur
Sandung lamur sebenarnya bukan jeroan, melainkan bagian daging sapi yang berada di area dada (brisket). Potongan ini memiliki serat daging yang berpadu dengan lapisan lemak, sehingga rasanya gurih dan juicy.
Dalam sajian bakso, sandung lamur biasanya dipotong tipis atau berbentuk kotak kecil. Lemak alaminya memberikan rasa lebih kaya pada kuah, membuat bakso terasa lebih mantap dan mengenyangkan.
Perpaduan bakso, mie, kuah kaldu, serta tambahan babat, iso, dan sandung lamur menghasilkan rasa yang lengkap. Tidak heran jika banyak penjual bakso menawarkan “bakso campur” atau “bakso komplit” yang memadukan semua elemen tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....