Berkah Ramadan, Penjualan Es Marem Pak Zaenal Meningkat 3 Kali Lipat

  • 02 Mar 2026 16:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Di Kota Semarang, salah satu minuman legendaris yang masih populer hingga sekarang adalah Es Marem Pak Zaenal. Minuman ini dikenal memiliki rasa manis dan menyegarkan dengan berbagai macam isian di dalamnya sehingga banyak digemari masyarakat.

Es Marem Pak Zaenal mulai dijual sejak tahun 1963 di kawasan Kranggan, Semarang Tengah. Awalnya, Zaenal berjualan secara keliling sebelum akhirnya menetap di lokasi tersebut.

Ia mengaku awalnya berhenti berjualan di tempat itu karena merasa lelah berkeliling. Namun tanpa diduga, lokasi tersebut justru ramai didatangi pelanggan sehingga ia memutuskan untuk terus berjualan di sana hingga sekarang.

“Dulu tahun 1963 berjualan keliling, lalu berhenti di sini karena capek. Ternyata malah banyak pelanggan, jadi akhirnya saya menetap berjualan di sini,” ujar Zaenal dalam siaran PRO 2 RRI Semarang Senin (2/3/26).

Momen Ramadan menjadi waktu yang cukup istimewa bagi penjual Es Marem Pak Zaenal. Pada bulan puasa, jumlah pembeli biasanya meningkat dibandingkan hari-hari biasa, bahkan penjualannya meningkat hingga 3x lipat.

Menurut Zaenal, menjaga cita rasa dan kualitas minuman merupakan hal yang paling penting agar pelanggan tetap merasa puas. Ia menegaskan bahwa kepercayaan konsumen harus selalu dijaga agar mereka tidak merasa kecewa.

“Yang penting rasa dan kualitas harus tetap dijaga, jangan sampai mengecewakan konsumen,” kata Zaenal. Konsumen yang puas akan datang lagi di hari lain, bahkan akan menyampaikan atau mengajak orang lain.

Salah satu bahan khas yang digunakan adalah tape singkong yang memberikan cita rasa manis dan sedikit asam. Minuman ini biasanya disajikan dengan kuah santan, namun tersedia juga pilihan kuah jeruk yang memberikan sensasi rasa segar.

Hingga kini, Es Marem Pak Zaenal tetap menjadi salah satu kuliner khas yang populer di Semarang. Cita rasanya yang khas membuat minuman ini mampu bertahan di tengah berkembangnya berbagai kuliner modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....