Sukun, Alternatif Pangan dan Superfood dari Tanah Tropis
- 27 Feb 2026 10:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Sukun kembali dilirik sebagai sumber karbohidrat alternatif bernilai gizi tinggi untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Tanaman tropis bernama ilmiah Artocarpus altilis ini tumbuh luas di Indonesia dan berpotensi dikembangkan lebih modern.
Kandungan nutrisi sukun meliputi karbohidrat kompleks, serat, vitamin C, serta mineral penting bagi tubuh manusia. Komposisi tersebut menjadikan sukun sebagai sumber energi sehat yang mendukung pencernaan dan daya tahan tubuh.
Pengolahan sukun kini berkembang melalui inovasi tepung sebagai bahan baku aneka produk pangan modern. Tepung sukun dapat dimanfaatkan untuk roti, mi, kue, dan produk bebas gluten bernilai ekonomi.
Penelitian dalam Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA) menyoroti potensi sukun sebagai bahan pangan lokal strategis nasional. Studi tersebut menyebut sukun bergizi baik, mudah dibudidayakan, serta mendukung diversifikasi pangan berkelanjutan nasional.
Tanaman sukun adaptif terhadap iklim tropis dan mampu berproduksi besar saat musim panen. Perawatannya relatif mudah sehingga cocok ditanam di pekarangan maupun kebun campuran masyarakat.
Sukun kerap disebut superfood karena kandungan serat, antioksidan, dan indeks glikemik lebih rendah. Karakteristik tersebut membuatnya cocok bagi masyarakat yang menjaga gula darah dan pola makan.
Bahkan getah pohon sukun dapat dimanfaatkan sebagai perekat alami, sedangkan kulit dan akarnya digunakan dalam pengobatan tradisional. Sukun merupakan tanaman serbaguna yang berpotensi mendukung ketahanan pangan, ekonomi lokal, serta pelestarian budaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....