Rebung, Superfood Lokal dan Pangan Berkelanjutan

  • 24 Feb 2026 15:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Rebung merupakan tunas muda bambu yang telah lama dikonsumsi masyarakat di berbagai daerah Indonesia. Kini rebung mulai dilirik sebagai pangan bergizi tinggi yang potensial mendukung pola makan sehat masyarakat modern.

Tekstur rebung renyah dengan rasa khas sehingga mudah diolah menjadi beragam menu tradisional. Sayuran ini sering dimasak sebagai lodeh, tumisan, pepes, hingga isian lumpia khas Semarang yang populer.

Dari sisi kandungan gizi rebung dikenal kaya serat serta rendah kalori. Kandungan tersebut menjadikan rebung dinilai membantu menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme tubuh secara alami.

Sebuah studi dalam jurnal AGRITEPA Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu meneliti potensi nutrisi rebung bagi kesehatan. Penelitian itu menyebut rebung mengandung serat pangan tinggi yang bermanfaat bagi fungsi sistem pencernaan manusia.

Tingginya serat pada rebung membuatnya digolongkan sebagai pangan fungsional bernilai kesehatan. Istilah superfood kerap disematkan karena kandungan gizinya dinilai memberi manfaat tambahan bagi tubuh.

Selain bergizi rebung juga dinilai ramah lingkungan karena berasal dari tanaman bambu. Bambu tumbuh cepat dan dapat dipanen tanpa merusak tanaman induk sehingga mendukung prinsip keberlanjutan.

Pemanfaatan rebung turut memperkuat ketahanan pangan lokal di tingkat masyarakat pedesaan. Dengan potensi gizi dan keberlanjutan tersebut rebung layak dipertimbangkan sebagai sumber pangan masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....