Tips Merebus Jengkol agar Empuk dan Tidak Bau

  • 24 Nov 2025 11:10 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Jengkol dikenal sebagai bahan makanan khas Indonesia yang memiliki cita rasa gurih dan tekstur unik. Meski banyak disukai, aroma khas jengkol sering menjadi alasan sebagian orang enggan mengonsumsinya.

Padahal, jika diolah dengan cara yang tepat, jengkol bisa empuk, lezat, dan tidak berbau menyengat. Berikut beberapa tips merebus jengkol agar hasilnya sempurna.

1. Pilih Jengkol yang Tua namun Tidak Terlalu Keras

Langkah pertama dimulai dari pemilihan bahan. Pilih jengkol yang sudah tua karena rasanya lebih gurih, tetapi pastikan tidak terlalu keras. Jengkol muda cenderung cepat empuk, namun aromanya lebih kuat. Sementara jengkol yang terlalu tua membutuhkan waktu lama untuk empuk saat direbus.

2. Rendam Jengkol Sebelum Direbus

Sebelum direbus, rendam jengkol dalam air bersih selama 6–12 jam. Proses perendaman ini membantu mengurangi kadar senyawa penyebab bau menyengat. Jika ingin hasil lebih maksimal, kamu bisa menambahkan sedikit daun salam atau soda kue ke dalam air rendaman.

3. Rebus dengan Daun Salam dan Serai

Gunakan air secukupnya, lalu rebus jengkol bersama daun salam, serai, dan potongan lengkuas. Rempah-rempah ini tidak hanya membantu mengurangi bau, tapi juga memberi aroma segar alami pada jengkol. Rebus selama kurang lebih 30–60 menit hingga jengkol empuk.

4. Ganti Air Rebusan Beberapa Kali

Untuk benar-benar menyingkirkan aroma kuat jengkol, ganti air rebusannya dua hingga tiga kali. Setiap kali air mendidih dan berubah warna, buang airnya lalu tambahkan air baru. Teknik ini efektif menurunkan kadar sulfur yang menjadi penyebab utama bau jengkol.

5. Tambahkan Kopi atau Arang ke Dalam Air Rebusan

Cara unik yang banyak digunakan orang adalah menambahkan ampas kopi atau sepotong arang ke dalam air rebusan. Kedua bahan ini berfungsi menyerap bau tak sedap, membuat jengkol lebih netral aromanya tanpa mengubah rasa.

6. Pipihkan Jengkol Setelah Direbus

Setelah jengkol empuk, pipihkan sedikit menggunakan ulekan atau punggung sendok. Langkah ini mempermudah bumbu meresap saat jengkol dimasak lanjut, misalnya untuk membuat semur jengkol atau balado jengkol.

7. Rebus Kembali dengan Bumbu Masakan

Untuk hasil terbaik, setelah direbus dan empuk, jengkol bisa direbus kembali bersama bumbu masakan utama seperti bumbu semur, santan, atau sambal balado. Cara ini memastikan rasa bumbu meresap sempurna dan aroma jengkol semakin berkurang.

Merebus jengkol memang membutuhkan kesabaran dan trik khusus, tetapi hasil akhirnya sepadan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, jengkol bisa empuk, tidak bau, dan siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....