Rekomendasi Warung Sate/Sego Koyor di Semarang
- 17 Sep 2025 15:19 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang : Koyor adalah bagian urat atau otot sapi, yang dimasak manis dan gurih, dan biasanya disajikan bersama sayur gudeg, sambal goreng atau sayur pendamping. Jika dimasak sate, biasanya koyor disajikan dengan kecap serta irisan bawang dan lombok rawit.
Berikut rekomendasi warung sate/sego koyor di Semarang yang layak untuk dicoba:
1. Gudeg Koyor Mbak Tum (Jalan MT Haryono, Wonodri, Semarang Selatan)
Warung yang cukup populer dan selalu ramai pengunjung. Porsi yang disajikan juga pas dengan rasa yang nikmat. Jam bukanya mulai sore hingga malam hari. Untuk seporsi nasi gudeg koyor, dibanderol dengan harga sekitar Rp 25.000.
2. Nasi Koyor Mak Mi (Jalan Suyudono No. 51A, Bulustalan, Semarang Selatan)
Salah satu warung tua di Semarang (sejak 1960), buka dari pagi sampai sore hari. Cocok kalau kamu suka suasana warung lama. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 10.000 untuk sego koyor.
3. Gudeg Koyor Bu Har (Jalan MT. Haryono No. 331, Jagalan, Semarang Tengah)
Warung ini menyediakan menu yang cukup lengkap. Disamping koyor, banyak pilihan lauk tambahannya.
4. Gudeg Koyor & Ceker Bu Mar (Jalan MT. Haryono No. 514, Karangkidul, Semarang Tengah)
Menyediakan menu kombinasi koyor dengan ceker, cocok kalau kamu suka tekstur dan variasi. Harga yang ditawarkan juga masih ramah di kantong.
Agar pengalaman menikmati sate atau sego koyor kamu makin mantap, berikut beberapa tips memilih warung:
- Koyor yang empuk dan tidak alot
Bila koyornya alot, bisa bikin kurang nyaman dikunyah.
- Bumbu dan kuah pendamping yang meresap
Rasa manis, gurih, sedikit pedas biasanya jadi kunci. Warung yang memakai gudeg/nangka muda sebagai sayur pendamping biasanya lebih “basah” dan kaya rasa.
- Porsi dan paduan lauk tambahan
Bila cuma koyor, kadang kurang kenyang atau kurang variasi rasa. Warung yang menyediakan tambahan telur, tahu, tempe, ayam, dan sayur-sayur bisa jadi pilihan lebih menarik.
- Harga dan jam buka
Banyak warung koyor di Semarang buka sore hingga malam, tapi ada juga yang mulai pagi. Harga warung lokal di Semarang biasanya lebih ramah kantong, tapi tergantung lokasi dan kelengkapan lauk tambahan.
- Lokasi dan suasana
Warung pinggir jalan atau lesehan kadang punya suasana yang khas dan “lebih tradisional”. Kalau kamu suka suasana santai atau ingin foto-foto, pilih tempat yang cukup nyaman dan bersih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....