Jajanan Tradisional: Eksis di Tengah Gempuran Kuliner Modern

  • 22 Mei 2025 08:05 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Di tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, jajanan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Kelezatan dan keunikan rasa yang diwariskan secara turun-temurun menjadi daya tarik tersendiri yang sulit tergantikan.

Beberapa jajanan tradisional bahkan mampu bertahan dan terus eksis hingga saat ini, seperti pastel dan risoles. Kedua jajanan ini memiliki cita rasa yang gurih dan mengenyangkan, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan kapan saja.

Pastel merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari kulit tepung terigu dengan isian seperti daging cincang, sayuran, dan telur. Bentuknya yang setengah lingkaran dengan pinggiran berkerut menjadi ciri khas pastel.

Pastel memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuatnya menjadi camilan favorit banyak orang.

Risoles juga merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari kulit tepung terigu yang diisi dengan ragout, yaitu campuran daging cincang, sayuran, dan susu. Risoles biasanya dilapisi dengan tepung panir sebelum digoreng, sehingga memiliki tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam.

Risoles memiliki rasa yang gurih dan creamy. Isian ragout yang kaya rasa membuatnya menjadi camilan yang mengenyangkan.

Eksistensi jajanan tradisional seperti pastel dan risoles tidak lepas dari beberapa faktor. Beberapa di antaranya yaitu cita rasa yang autentik, harga yang terjangkau, ketersediaan yang luas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Contoh jajanan tradisional yang mampu bertahan dan terus eksis hingga saat ini, antara lain:

- Klepon: Kue berbentuk bola kecil berwarna hijau yang diisi dengan gula merah cair dan dibalut kelapa parut ini selalu menjadi favorit.

- Onde-onde: Kue berbentuk bulat dengan taburan wijen yang berisi kacang hijau ini mudah ditemukan di pasar atau pinggir jalan.

- Lemper: Ketan berisi abon atau daging cincang yang dibungkus daun pisang ini cocok untuk mengganjal perut.

- Serabi: Kue yang terbuat dari tepung beras dan santan ini memiliki berbagai varian rasa dan topping.

- Getuk: Singkong yang ditumbuk dan dicampur gula, lalu disajikan dengan parutan kelapa, merupakan jajanan yang mengenyangkan.

- Kue Lapis: Kue dengan lapisan warna-warni yang terbuat dari tepung beras atau tepung kanji ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang manis.

- Lupis: Ketan yang dibungkus daun pisang berbentuk segitiga ini disajikan dengan parutan kelapa dan gula merah cair.

- Nagasari: Kue dari tepung beras dan santan berisi pisang yang dibungkus daun pisang ini memiliki rasa yang manis dan legit.

- Kue Cucur: Kue dengan bentuk yang unik dan rasa manis legit ini sering ditemukan di pasar tradisional.

Jajanan tradisional bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus melestarikan dan mendukung eksistensi jajanan tradisional agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....