Selat Solo, Kuliner Khas Kota Solo

  • 05 Mar 2025 14:50 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Selat Solo adalah sebuah kuliner khas Solo, Jawa Tengah. Makanan ini berbeda dengan “salad” dan memiliki pengaruh besar dari Eropa pada hidangannya.

Bagian utama selat solo adalah daging sapi yang dibuat bistik yang disajikan dalam kuah manis encer khas Jawa. Oleh karenanya, selat solo juga kerap disebut bistik jawa.

Berdasarkan sejarahnya, pada masa kolonial Hindia Belanda, orang-orang Eropa membawa bahan masakan dan teknik memasak khas Eropa. Para ningrat dan kaum terdidik diperkenalkan pada makanan Eropa seperti keju, roti, dan bistik yang menjadi makanan masyarakat kelas atas.

Pada masa itu pula, terjadi adaptasi serta percampuran hidangan Eropa dengan hidangan Jawa. Hasil percampuran tersebut menciptakan resep selat solo di Surakarta, yang merupakan ibu kota dari Kasunanan Surakarta.

Hidangan ini diyakini merupakan masakan percampuran berupa bistik khas Eropa dengan selera Jawa. Pengaruh Eropa hadir dari penggunaan mayones dan kecap Inggris, sementara selera Jawa hadir dari rasa manis karena penggunaan kecap manis.

Makanan ini terdiri dari daging sapi yang disajikan dengan telur rebus dan sayur-sayuran seperti buncis, tomat, dan lainnya. Rasa makanan ini semakin kompleks dengan tambahan mayones dan taburan keripik kentang.

Saat ini, sudah terdapat banyak sekali tempat makan di Kota Solo yang menjual selat solo. Makanan ini menjadi salah satu opsi makanan yang wajib dicoba Ketika berkunjung ke Kota Solo. (Michelle Sabda)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....