Sejarah Donat: Dari Bola Kue hingga Jajanan Populer

  • 03 Des 2024 10:08 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang :Pernahkah kamu penasaran dari mana asal mula donat yang begitu kita nikmati saat ini? Sejarah donat sebenarnya cukup panjang dan menarik, dengan berbagai teori yang berkembang.

Salah satu teori menyebutkan bahwa donat berakar dari Belanda. Pada awal abad ke-19, mereka memiliki kue yang disebut "olykoeks" atau "kue minyak".

Kue ini berupa bola-bola adonan yang digoreng dalam minyak hingga berwarna cokelat keemasan. Legenda lain menyebutkan bahwa donat berbentuk cincin yang kita kenal sekarang diciptakan oleh seorang kapten kapal asal Denmark bernama Hanson Gregory.

Ia membuat lubang di tengah adonan donat agar bagian dalamnya matang sempurna. Negeri Donat Kue mirip donat asal Belanda itu kemudian diperkenalkan di New York, Amerika Serikat.

Di sinilah donat semakin populer dan mengalami berbagai inovasi rasa dan bentuk. Pada tahun 1920-an, seorang imigran Rusia, Adolph Levitt, menciptakan mesin donat otomatis pertama.

Penemuan ini membuat produksi donat menjadi lebih efisien dan mendorong popularitasnya semakin meluas. Di Indonesia, donat juga sangat digemari.

Berbagai merek donat dari dalam negeri maupun luar negeri mudah ditemukan. Selain itu, banyak toko roti dan kafe yang menawarkan donat dengan berbagai varian rasa dan topping.

Di Amerika Serikat, ada hari khusus untuk merayakan donat, yaitu National Donut Day. Donat tidak hanya berbentuk cincin, tetapi juga ada yang berbentuk bola, persegi, dan bahkan karakter kartun.

Varian rasanya pun sangat beragam, mulai dari cokelat, stroberi, hingga rasa yang lebih unik seperti matcha atau ubi ungu. Donat, dari sekadar bola-bola kue sederhana, telah menjelma menjadi salah satu makanan favorit di seluruh dunia.

Sejarahnya yang kaya dan beragam menunjukkan betapa menariknya perjalanan makanan ini dari masa ke masa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....