Ternyata Bomboloni dan Donat Camilan yang Berbeda?
- 20 Nov 2024 16:27 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Donat dan bomboloni adalah dua jenis camilan manis yang sudah sangat dikenal dan disukai banyak orang. Keduanya populer berkat teksturnya yang empuk dan isian atau topping yang menggugah selera.
Namun, tahukah Anda? Ternyata kedua camilan ini memiliki asal usul karakteristik yang berbeda.
Donat pertama kali dibuat oleh bangsa Belanda pada abad ke-18, dan disebut olykoeks atau kue minyak. Awalnya donat tidak memiliki lubang, tetapi Pelaut bernama Gregory menciptakan lubang di tengah donat agar matang dengan sempurna.
Sementara itu, bomboloni berasal dari Italia tepatnya wilayah Tuscany. Nama bomboloni diambil dari kata bomba yang berarti “bom”, bentuknya bulat dan isiannya sering meledak saat digigit. Tidak seperti donat, bomboloni selalu diisi dengan krim coklat, vanila atau selai buah.
Perbedaan utama antara kedua camilan ini terletak pada bentuk dan penyajiannya. Donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah, sedangkan bomboloni berbentuk bulat tanpa lubang. Donat dapat diisi atau diberi topping di atasnya, sedangkan bomboloni selalu memiliki isian di dalamnya.
Tekstur keduanya pun berbeda, donat cenderung lebih ringan dan manis karena toppingnya, sedangkan bomboloni lebih padat dan manis dari isiannya. Kesamaan keduanya terletak dalam cara pembuatan, yaitu sama-sama digoreng dan berbahan dasar tepung, gula, telur dan ragi.
Kedua camilan ini sering dinikmati bersama secangkir teh atau kopi untuk menjadikannya teman santai. Jadi, Anda lebih suka donat atau bomboloni? Atau justru keduanya?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....