Bahaya Tersedak pada Bayi dan Cara Mengatasinya

  • 06 Jul 2024 07:32 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Tersedak ialah kondisi kerongkongan yang tersumbat oleh sesuatu, sehingga mengakibatkan manusia akan kekurangan oksigen yang menyulitkan cara kerja pernafasan pada tubuh.

Mungkin tersedak yang terjadi pada orang dewasa akan lebih mudah ditangani. Lalu bagaimana jika tersedak terjadi pada bayi?

Tersedak pada bayi bisa terjadi karena disebabkan oleh saat menelan air liur, makan, minum air atau susu, ataupun memasukkan sesuatu ke tenggorokan secara tiba- tiba tanpa adanya kesiapan dari saluran nafas kita. Hal ini tentu saja menjadi kesulitan pada bayi, karena bayi belum memiliki kemampuan untuk mengendalikan sesuatu yang menyebabkan mereka tersedak. Oleh karena itu seorang ibu atau ayah harus mendampingi si kecil untuk memberikan pertolongan pertama yang tepat. Penanganan tersebut dalam disesuaikan dengan kondisi anak saat tersedak. Yang pertama jika masih ada respon, dan yang kedua jika tidak ada respon.

Kondisi anak jika masih ada respon selama tersedak adalah batuk. Batuk yang terjadi pada anak ketika tersedak itu hal wajar, dan biarkan anak dengan sendirinya berusaha mengeluarkan benda penyebab tersedak, minimal sampai keluar dari tenggorokan dan ingat tetap awasi anak dalam proses ini.

Jika anak tidak berhasil mengeluarkan sendiri. Bantulah dengan memposisikan anak menjadi tengkurap lalu kepala harus lebih rendah dari dada, dan tepuk-tepuk punggung anak dengan tekanan yang sedikit keras, sebanyak 5 kali. Apabila benda sudah terlihat di mulut, segera bantu anak untuk mengeluarkan dengan cara mengambilnya dengan tangan bersih.

Kedua bila kondisi anak tidak memberikan respon selama tersedak. Ketika anak tidak menangis atau batuk-batuk pada saat tersedak perlu diwaspadai. Ada beberapa langkah penanganannya.

Duduklah, lalu atur posisi anak pada gendongan anda menjadi terlentang dan tahan kepalanya agar lebih rendah dari dadanya. Pastikan posisi anak rileks atau nyaman. Lalu, letakkan dua jari tengah anda di dada anak dan tekan secara bertahap dari sekitar sepertiga kedalaman, jika masih tidak ada reaksi dari anak, tambah tekanan menjadi setengah kedalaman rongga dada.

Setelah benda penyebab tersedak berhasil dikeluarkan segera tenangkan anak dan bantu mereka untuk mengatur pernafasannya, bila tampaknya anak kesulitan bernafas segera bawa ke rumah sakit. Air minum hanya boleh diberikan ketika anak sudah terselamatkan dari kondisi tersedak dengan kondisi nafasnya yang sudah stabil.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....