Ketersedian Air Minum Layak di Indonesia

  • 23 Mei 2024 22:58 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: 7 dari 10 rumah di Indonesia mengkonsumsi air minum yang terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E-coli). Kementerian Kesehatan menyatakan hal tersebut dalam Hasil Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) pada tahun 2020.

Meski akses air minum layak di Indonesia mencapai 93 persen, tapi akses air minum aman hanya 11,9 persen. Air yang aman diminum harus bebas pencemaran binatang berpenyakit, logam atau bahan kimia lainnya.

Sedangkan air yang layak minum harus berwarna jernih, tidak berbau, rasanya tawar dan tidak terpapar sinar matahari. Air ini harus bebas dari kuman dan bakteri E-coli maupun Salmonella.

Studi yang sama menjelaskan jika 31 persen rumah tangga di Indonesia mengkonsumsi air isi ulang. Sebanyak 15,9 persen dari sumur gali terlindungi dan 14,1 persen dari sumur bor atau pompa.

Ketersediaan air minum layak dan aman bagi masyarakat perlu ditingkatkan. Karenanya, perlu campur tangan semua pihak untuk turut menjaga daerah resapan air yang terbebas dari pencemaran.


Sumber
https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-kriteria-air-yang-aman-dan-layak-diminum

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....