Kenali Gejala dan Penyebab Sinusitis, Jangan Tunda Pengobatan
- 29 Sep 2026 17:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Sinusitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh proses inflamasi pada rongga atau ruang sinus, serta karena peradangan terus menerus. Penyebabnya bisa bervariasi mulai dari infeksi saluran atas, infeksi bakteri atau juga bisa diakibatkan karena alergi.
Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Rumah Sakit Wongsonegoro (RSWN) Semarang, dr Wahida Husna Sp T.H.T.B.K.L dalam program Ruang Sehat disiarkan Pro 4 RRI Semarang , Jumat 18 September 2026. Ada beberapa gejala Sinusitis yang harus dipahami supaya lekas mendapatkan penanganan medis yang tepat.
“ Jadi ada gejala-gejala sinusitis, ada yang hidung meler, hidung mampet dan ada juga gangguan penciuman dan yang paling sering nyeri wajah , pipi dan kepala”. “ Sinusitis khasnya gejalanya terjadi setiap saat, jadi bukan hanya di pagi hari atau saat cuaca dingin saja”. Ujar dokter Wahida.
Sinusitis disebabkan ada beberapa penyebab bisa dari dalam diri kita atau juga dari luar. “ Kalau dari tubuh kita yang pertama dari bentuk hidung kita kayak sekat hidung yang miring atau konka atau karang hidung yang ukurannya besar”.
Selain itu juga alergi, karena alergi sifatnya genetic jadi bisa diturunkan dari orang tua ke anak. Sedangkan factor dari luar bisa lingkungan misalnya udara terlalu lembab atau dingin atau kering seperti ketika musim kemarau.
Wahida menambahkan untuk meskipun gejalanya hampir mirip dengan Influenza namun untuk Sinusitis biasanya lebih lama. “ Influenza biasanya bisa sembuh sendiri dalam waktu singkat dan tidak perlu obat, kalau sinusitis lebih panjang dan butuh antibiotik untuk penyembuhan”.
Berdasarkan durasi sakitnya, sinusitis dibagi menjadi dua jenis yaitu akut dan kronis. Untuk sinusitis akut bisa berlangsung kurang dari 2 minggu sedangkan kronis bisa lebih dari 4 minggu hingga 3 bulan.
Sinusitis akut yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa berakibat lebih parah sehingga bisa merubah menjadi Sinusitis Kronis. Sebagai penutup Wahida mengingatkan untuk tidak menunda konsultasi medis untuk penyembuhan dan mencegah dampak lebih parah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....