Bayi GTM, Orang Tua Jangan Panik Berlebihan
- 26 Agt 2026 13:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Membersamai tumbuh kembang anak terutama saat masih bayi memiliki banyak tantangan, salah satunya uusan makan. Orang tua kadang panik ketika anaknya GTM.
GTM atau Gerakan Tutup Mulut merupakan sebuah kondisi ketika bayi menolak makan saat anak dalam fase mengkonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI). Kondisi ini cukup sering terjadi dan menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang tua.
Terjadinya GTM bisa disebabkan karena berbagai faktor, seperti tumbuh gigi, bayi sedang sakit, atau bosan dengan menu yang diberikan. Perubahan suasana saat makan juga bisa mempengaruhi nafsu makan bayi.
Saat mengalami GTM, bayi seringkali menutup mulut, memalingkan wajah, atau menolak sendok yang disodorkan. Ada pula bayi yang hanya mau makan hanya beberapa sendok saja meskipun sebelumnya memiliki nafsu makan yang baik.
Dalam keadaan ini, orang tua sebaiknya tidak memaksa bayi untuk menghabiskan makanannya. Dengan memaksa makan justru akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan semakin enggan makan pada waktu berikutnya.
Orang tua dapat mencoba memberikan variasi menu dengan warna, tekstur, dan rasa yang sesuai usia bayi untuk mengatasi GTM. Terapkan jadwal makan yang teratur serta suasana makan yang tenang akan membantu meningkatkan minat makan bayi.
Apabila GTM berlangsung cukup lama atau disertai penurunan berat badan dan tanda-tanda sakit, sebaiknya orang tua berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengetahui penyebab GTM dan menentukan penanganan yang tepat.
Tak perlu khawatir, GTM pada masa MPASI merupakan kondisi yang cukup umum dialami bayi dan sering kali bersifat sementara. Dengan kesabaran, variasi makanan, dan pendampingan yang tepat, bayi umumnya dapat kembali menikmati waktu makannya dan kembali nafsu nakannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....