Apresiasi UHC Rembang, Edy Wuryanto Dorong Warga Pastikan Kepesertaan BPJS Aktif
- 13 Jul 2026 07:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Rembang meraih status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif agar layanan kesehatan dapat diakses tanpa kendala.
Apresiasi tersebut disampaikan Edy saat sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama BPJS Kesehatan di Gedung Serbaguna Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Minggu, 12 Juli 2026. Menurutnya, capaian sekitar 99 persen penduduk Rembang yang telah menjadi peserta BPJS Kesehatan merupakan prestasi yang patut diapresiasi.
Edy mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang yang tetap mengalokasikan anggaran bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah. Kebijakan itu dinilai penting untuk menjamin masyarakat miskin tetap memperoleh akses layanan kesehatan.
"Meskipun TKD turun, pemerintah daerah masih menyisakan anggaran untuk PBI daerah bagi masyarakat miskin. Itu yang perlu kita apresiasi," ujar Edy.
Politikus asal Demak itu juga mengajak masyarakat rutin memeriksa status kepesertaan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut penting agar peserta yang tidak aktif, khususnya warga kurang mampu, dapat segera diaktifkan kembali.
Edy menegaskan masyarakat miskin yang sedang sakit tidak boleh sampai mengeluarkan biaya sendiri karena kepesertaan BPJS tidak aktif. Ia meminta warga segera melapor apabila menemukan kondisi tersebut agar dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, Edy mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan Cabang Pati terhadap layanan Cathlab di RSUD Rembang. Fasilitas tersebut memungkinkan pasien penyakit jantung memperoleh pemeriksaan hingga pemasangan ring pembuluh darah tanpa harus dirujuk ke kota lain.
Menurutnya, keberadaan layanan Cathlab akan mempercepat akses pelayanan kesehatan masyarakat. Peserta BPJS Kesehatan dapat memanfaatkan layanan tersebut tanpa biaya, sedangkan pasien umum harus mengeluarkan biaya hingga sekitar Rp40 juta.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan menyampaikan terima kasih atas dukungan Komisi IX DPR RI dalam menyosialisasikan Program JKN. Dukungan tersebut dinilai membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjadi peserta JKN.
BPJS Kesehatan juga terus menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Masyarakat diimbau rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, dan beristirahat cukup untuk mencegah penyakit degeneratif sekaligus menjaga keberlanjutan pembiayaan Program JKN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....