Hari Palang Merah Sedunia, Jaga Kemanusiaan lewat Aksi Nyata

  • 08 Mei 2026 17:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Momentum Hari Palang Merah Sedunia 2026 menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai kemanusiaan dalam kehidupan masyarakat. Tema “Keeping Humanity Alive” dinilai relevan dengan berbagai aksi nyata kemanusiaan yang terus dijalankan PMI Kota Semarang.

Ketua Pengurus Palang Merah Indonesia Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes., Sp.THT-KL, MM(ARS) mengatakan tema tersebut sejalan bulan kemanusian PMI Kota Semarang yaitu‘Humanity for Elderly and People with Disabilities’. “Program ini hadir sebagai bentuk dukungan untuk pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dan kelompok rentan,” jelasnya di SPADA PRO2 FM RRI Semarang, Jumat 8 Mei 2026.

Selain itu, tema ini juga menjadi wujud nyata menjaga kemanusiaan dilakukan melalui respon cepat ketika masyarakat mengalami situasi darurat. PMI Kota Semarang selama ini aktif mempunyai tugas pokok meringankan penderitaan manusia dan meregenerasi pembinaan relawan kemanusian.

“Korban banjir, kecelakaan lalu lintas, gangguan kesehatan mental, kebakaran, hingga kebutuhan darah pasien rumah sakit, relawan dan tim PMI langsung bergerak melakukan asesmen serta penanganan awal di lapangan,”ujarnya. Ia menyebut pola respon cepat menjadi bagian penting menjaga keselamatan masyarakat dalam kondisi darurat.

PMI Kota Semarang juga memiliki layanan ambulans siaga selama dua puluh empat jam untuk membantu kebutuhan kegawatdaruratan masyarakat dengan call centre 112. Layanan tersebut sering menangani pasien kecelakaan, kondisi medis darurat, hingga evakuasi korban bencana di wilayah Kota Semarang.

Selain pelayanan kemanusiaan, kebutuhan stok darah juga masih menjadi perhatian utama PMI Kota Semarang hingga sekarang. Menurut Awal, stok darah di Kota Semarang cukup aman dan banyak, bahkan stok berlebih akibat tingginya antusias pendonor.

Ia mengatakan golongan darah rhesus negatif dan beberapa golongan darah tertentu sering mengalami kelangkaan stok. Akan tetapi, PMI Kota Semarang punya relawan khusus untuk memenuhi stok darah tersebut untuk memenuhi golangan darah tersebut.

Awal mengajak masyarakat tidak takut mendonorkan darah karena prosedurnya aman serta diawasi tenaga kesehatan profesional berpengalaman. Calon pendonor nantinya menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum diperbolehkan mengikuti proses donor darah.

Masyarakat yang membutuhkan darah dapat langsung menghubungi PMI maupun rumah sakit rujukan terdekat. “Donor darah bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh pendonor sendiri,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....