Komunikasi dan Batasan yang Jelas, Kunci Pertemanan Sehat di Usia Dewasa

  • 06 Mei 2026 14:52 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Komunikasi dan penerapan healthy boundaries atau batasan yang sehat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga relasi tetap sehat, terutama di usia dewasa. Perubahan prioritas hidup membuat seseorang perlu memahami batasan dalam hubungan sosial demi menjaga kesehatan mental.

Hal tersebut disampaikan Galuh Rastra dalam diskusi bersama Pro 2 RRI Semarang, Selasa, 5 Mei 2026. Ia menjelaskan dinamika pertemanan di usia dewasa memang kerap berubah seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab.

Menurut Galuh, perubahan prioritas seperti pekerjaan, keluarga, dan perkembangan diri membuat seseorang secara alami menata ulang lingkaran pertemanan. Kondisi tersebut sering dianggap sebagai kerenggangan hubungan.

Padahal, menurutnya, menjaga jarak dalam relasi tidak selalu bermakna negatif. “Kadang jarak itu bukan berarti bermusuhan, tapi justru cara untuk menjaga diri agar tetap sehat secara mental,” ujarnya.

Ia menjelaskan, healthy boundaries diperlukan untuk menciptakan ruang aman bagi diri sendiri, baik secara fisik maupun emosional. Batasan tersebut juga dapat menjadi fase pemulihan ketika hubungan mulai terasa tidak sehat atau toksik.

Dengan adanya jeda, seseorang memiliki kesempatan menata kembali emosi dan perspektif. Setelah itu, individu dapat menentukan apakah hubungan perlu dilanjutkan atau diakhiri.

Selain batasan yang sehat, komunikasi disebut menjadi fondasi utama dalam relasi. Komunikasi dua arah dinilai penting agar setiap pihak dapat saling memahami kebutuhan dan batasan masing-masing.

“Kunci dari relasi adalah komunikasi. Dari sana kita belajar memahami batasan orang lain dan menyesuaikan diri,” katanya.

Meski demikian, Galuh mengingatkan tidak semua hubungan harus dipertahankan selamanya. Perubahan dalam lingkaran pertemanan disebut sebagai bagian alami dari kehidupan.

Menurutnya, seseorang perlu belajar menerima perubahan, termasuk ketika harus berpisah dengan teman lama. Fokus utama adalah tetap bertumbuh dan menjaga keseimbangan mental.

Melalui pemahaman tentang komunikasi dan healthy boundaries, masyarakat diharapkan dapat membangun relasi yang lebih sehat dan suportif. Hal tersebut dinilai penting di tengah kompleksitas kehidupan modern saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....