Ingin Menjaga Kesehatan Mental Anda Lebih Baik? Konsumsi Rutin Dua Makanan Ini
- 11 Mei 2026 19:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Era digital yang serba cepat berpotensi membawa banyak orang pada krisis kesehatan mental. Situasi ini membuat terapi dan pengobatan untuk stres menjadi diperlukan.
Namun, perlu diketahui kalau makanan yang kamu konsumsi ternyata juga dapat berpengaruh pada kesehatan mental yang lebih baik. Usus kerap disebut sebagai “otak kedua” dan ada hubungan antara sistem kognitif dan pencernaan.
Jika kita merasa gugup terkadang perut menjadi mulas. Ini adalah salah satu bukti bagaimana sistem pencernaan terkoneksi dengan otak.
Mengutip dari Halodoc, bahwa sebagian besar nutrisi penting yang dibutuhkan untuk kesehatan otak dan usus ada pada makanan. Ahli gizi merekomendasikan untuk menyesuaikan diet dengan kebutuhan kesehatan mental masing-masing individu.
Namun, secara garis besar ada tiga kategori makanan yang lebih dibutuhkan setiap orang untuk membantu mengurangi stres dan kecemasan.
- Prebiotik dan Probiotik. Prebiotik adalah senyawa natural pada makanan yang tidak dapat dicerna dan secara alami ditemukan di usus. Keberadaan prebiotik mendorong pertumbuhan bakteri baik, sedangkan probiotik adalah bakteri baik yang hidup di usus. Sumber makanan yang mengandung prebiotik dan probiotik dibutuhkan untuk memastikan kesehatan usus dan juga kesehatan mental. Yoghurt adalah sumber probiotik terbaik, begitu juga dengan makanan fermentasi seperti miso, kimchi, dan kombucha. Sedangkan makanan yang kaya akan prebiotik termasuk kacang-kacangan, polong-polongan, oat, bawang putih, bawang merah, beri, dan pisang.
- Buah dan Sayur. Buah dan sayur mengandung prebiotik, vitamin, mineral, dan antioksidan. Misalnya, magnesium yang ditemukan dalam alpukat, kacang-kacangan, dan salmon. Sedangkan vitamin C yang terdapat dalam brokoli, jeruk, dan kangkung, dapat membantu mengurangi kecemasan.
Buah dan sayur juga merupakan sumber serat alami yang dapat meredakan kecemasan. Buah dan sayur adalah makanan yang baik untuk bakteri usus.
Saat bakteri usus diberi makan oleh nutrisi ini, mereka akan berkembang biak. Dengan perkembangan tersebut, bakteri usus dapat membangun suasana hati dan membuatmu merasa lebih baik, sehingga risiko peradangan akan renda
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....