Pedulikan Kesehatanmu dari Dampak Makanan Junk Food
- 07 Apr 2026 16:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Junk food seperti gorengan, ayam crispy, dan aneka makanan cepat saji lainnya kini mudah ditemui di sekitar kampus dan pusat perbelanjaan. Jenis makanan ini menjadi pilihan cepat bagi anak muda yang ingin makan anti ribet.
Mahasiswa menjadi kelompok yang paling sering mengonsumsi junk food karena harganya terjangkau dengan cita rasa yang pas di lidah mereka. Salah satunya adalah Caca (20), mahasiswa yang mengaku hampir setiap hari membeli aneka junk food sepulang kuliah.
Menurutnya, junk food favoritnya meliputi aneka olahan aci, donat, ayam tepung, dan minuman manis kemasan. Ia memilih makanan tersebut karena mudah ditemukan dan tidak menguras uang saku.
“Di depan kampus ada banyak penjual junk food gitu, tinggal keluar bentar bisa langsung beli,” ungkapnya Akses yang mudah membuat kebiasaan jajan junk food terasa wajar dan sulit dihindari.
Meski sering mengonsumsi, ia menyadari junk food tidak baik jika dimakan berlebihan dan terlalu sering. “Aku sadar sebenarnya tau kalau kandungan kalori, lemak jenuh, sampai gula garamnya per sajian junk food itu nggak baik buat tubuh, bahkan minim nutrisi,” tambahnya.
Menurutnya, kebanyakan anak muda tahu risikonya, tetapi tetap tergoda karena rasa dan harganya. Junk food dianggap sebagai solusi cepat di tengah jadwal aktivitas mahasiswa yang padat.
Caca menyarankan penikmat junk food tetap mengontrol porsi dan frekuensi konsumsinya. “Kalau jarang olahraga atau gaya hidup kurang sehat, sebaiknya jangan sering-sering, cukup sesekali aja dan dijadwal supaya risikonya bisa diminimalisir,” tutupnya. (Nina)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....