Dinkes Pati Temukan 20 Kasus Campak, Vaksinasi Lanjutan Segera Digelar

  • 02 Apr 2026 11:48 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Sempat Dinyatakan KLB, Warga Suspek Campak Sembuh

RRI.CO.ID, Pati : Dinas Kesehatan Kabupaten Pati melaporkan temuan 20 kasus baru penyakit campak hingga awal April 2026 secara resmi. Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati kini tengah menyiapkan skema pelaksanaan vaksinasi lanjutan sebagai langkah taktis untuk membendung penyebaran virus di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, Salis Diah Rahmawati, menyatakan, seluruh pasien yang tercatat saat ini menunjukkan kondisi yang terus membaik. Ia menegaskan tidak ada kasus yang berkembang menjadi gejala berat karena penanganan medis serta langkah pelacakan (tracing) di lapangan dilakukan dengan sangat cepat oleh tim kesehatan.

“Sampai tanggal 1 April 2026 tercatat 20 kasus, dan semuanya berangsur sembuh. Bahkan tenaga kesehatan terus melakukan pemantauan kondisi pasien meskipun sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujarnya

Ia menyampaikan, saat ini Dinas Kesehatan telah berkoordinasi intensif dengan berbagai Puskesmas, terutama di wilayah yang ditemukan adanya kasus, untuk memperkuat langkah pengendalian. Upaya tersebut mencakup penyelidikan epidemiologi yang mendalam serta penyusunan rencana vaksinasi tambahan pada titik-titik wilayah yang dinilai memiliki potensi penyebaran campak cukup tinggi.

Berdasarkan data lapangan, kasus campak ini dilaporkan tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Sukolilo, Tambakromo, serta Margorejo, termasuk adanya temuan tambahan di wilayah Desa Jambean. Meskipun mayoritas penderita merupakan anak usia balita, tim medis juga menemukan satu kasus pada usia dewasa yang saat ini sudah berhasil tertangani dengan baik.

“KLB itu definisinya minimal dua kasus dengan gejala sama dalam satu lingkungan epidemiologi sehingga menjadi kewaspadaan bersama. Kami juga meminta masyarakat tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit campak di lingkungan sekitar,” jelasnya

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih sehat seperti mencuci tangan dan menjaga daya tahan tubuh anak. Selain itu orang tua diminta memastikan anak memperoleh imunisasi lengkap serta menghindari kerumunan saat kondisi kesehatan menurun.(APB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....