Mahasiswa Unnes Kampanyekan Lebaran Bersih Narkoba

  • 13 Mar 2026 17:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia. Edukasi sejak dini dinilai penting agar anak muda tidak terjerumus pada penggunaan obat terlarang.

Salah satu upaya kampanye pencegahan narkoba turut dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang melalui UKM Gerhana. Organisasi ini fokus mengedukasi masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan remaja.

Dialog mengenai pencegahan narkoba bersama mahasiswa UKM Gerhana berlangsung di Studio Pro 2 RRI Semarang. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis, 12 Maret 2026 pagi untuk mengajak generasi muda bebas narkoba.

Muhammad Rikza Pahlevi menjelaskan, narkoba merupakan isu serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Ia menilai generasi muda harus sadar bahwa narkoba dapat merusak masa depan.

“Saya ingin berkontribusi menyadarkan teman-teman bahwa narkoba itu bahaya,” ujarnya. Ia kini menjabat Wakil Ketua Umum UKM Gerhana periode 2026.

Sementara itu, Nadia Ridha Hariyanto tertarik bergabung karena program edukasi yang dijalankan organisasi tersebut. Ia sebelumnya juga aktif sebagai duta anti narkoba sejak masa sekolah.

Menurut Nadia, kegiatan kunjungan ke panti rehabilitasi memberi banyak pengalaman. Mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan mantan pengguna narkoba mengenai dampak penyalahgunaan.

Pahlevi menilai pengaruh teman sebaya menjadi faktor penting dalam penyalahgunaan narkoba. Banyak kasus penggunaan narkoba bermula dari rasa penasaran dan ajakan pergaulan.

“Pengaruh teman sebaya itu sangat besar dalam menentukan perilaku seseorang,” katanya. Oleh karena itu, pendekatan edukasi antar teman dinilai lebih efektif.

UKM Gerhana menjalankan berbagai kegiatan pencegahan seperti diskusi, kampanye sosial, dan kunjungan rehabilitasi. Mereka juga berencana menggelar kampanye Hari Anti Narkotika Internasional di Semarang.

Selain itu, mahasiswa mengajak generasi muda memanfaatkan momentum Ramadan untuk melakukan kegiatan positif. Aktivitas seperti sahur on the road dan berbagi takjil dinilai dapat mengalihkan pergaulan negatif.

Nadia menilai Ramadan hingga Lebaran dapat menjadi momen perubahan perilaku bagi anak muda. Ia mengajak generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat bersama teman dan keluarga.

“Marilah kita merayakan Ramadan dan Lebaran dengan kegiatan positif serta saling menjaga satu sama lain,” ujarnya. Ia mengingatkan masa depan dapat rusak jika mencoba narkoba.

Pahlevi menambahkan, momen Lebaran juga bisa menjadi titik balik memperbaiki kebiasaan buruk. Ia mengajak anak muda menjauhi narkoba dan memulai kebiasaan hidup lebih sehat.

Ia berharap generasi muda merayakan Lebaran dalam kondisi bersih dari penyalahgunaan narkoba. “Jangan sampai masa muda kita dirusak oleh narkoba,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....