Cara Aman Mengonsumsi Wedang Jahe dan Sereh di Bulan Puasa
- 26 Feb 2026 09:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang -Minuman herbal dari rebusan jahe dan sereh sudah lama dipercaya sebagai ramuan alami yang bermanfaat untuk kesehatan. Dalam sajian buka puasa, sajian wedang kolak dan skoteng juga menyertakan jahe dan sereh untuk membantu mensuplai nutrisi setelah seharian berpuasa.
Namun, tidak sedikit orang yang cara merebus dan meminumnya belum sesuai aturan konsumsi yang tepat. Padahal, cara minum yang keliru bisa membuat tubuh kurang nyaman, bahkan memicu efek samping seperti perut panas atau kembung.
Rebusan jahe dan sereh yang diminum dengan cara tepat dapat membantu tubuh mendapat manfaat maksimal sekaligus aman untuk lambung. Ada aturan yang perlu diperhatikan, mulai dari jumlah yang ideal, waktu terbaik untuk diminum, hingga kondisi khusus bagi yang sedang mengonsumsi obat atau sedang hamil.
Agar tidak salah langkah, mari pelajari cara aman minum rebusan jahe dan sereh supaya manfaatnya bisa dirasakan sepenuhnya. Dan tubuhpun tetap terlindungi dari efek yang tidak diinginkan.
Poin utamanya:
Cara minum rebusan jahe dan sereh harus dibatasi 1-2 cangkir sehari agar aman.
Konsultasi dokter diperlukan bagi yang sedang mengonsumsi obat tertentu atau sedang hamil.
Rebusan jahe dan sereh sebaiknya diminum saat hangat untuk kenyamanan lambung dan penyerapan manfaat yang optimal.
Untuk mendapatkan manfaat jahe dan sereh secara aman, penting memperhatikan cara mengonsumsinya. Dikutip dari Everyday Health, minuman herbal ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar agar tidak menimbulkan efek samping seperti rasa panas di ulu hati, kembung, atau nyeri perut yang bisa muncul jika jahe dikonsumsi berlebihan.
Bagi yang sedang mengonsumsi obat tertentu, seperti pengencer darah, obat diabetes, atau terapi lain, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan tenaga medis sebelum rutin minum rebusan jahe dan sereh. Pasalnya, jahe dapat memengaruhi kerja obat-obatan tersebut.
Selain itu, minuman ini sebaiknya dihindari oleh ibu hamil tanpa saran dokter. Pasalnya, sereh diduga memiliki efek yang tidak aman bagi kehamilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....