Makan Malam Ramadhan Gagalkan Diet?
- 17 Feb 2026 18:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Banyak orang bertanya apakah makan malam saat Ramadhan dapat menggagalkan program diet. Jawabannya bergantung pada jumlah kalori dan kualitas makanan yang dikonsumsi.
Secara ilmiah, kenaikan berat badan terjadi ketika asupan kalori melebihi kebutuhan harian. Keseimbangan kalori lebih penting daripada waktu makan.
Artinya, makan malam tidak otomatis menggagalkan diet jika porsinya terkontrol. Masalah muncul ketika berbuka dan makan malam dilakukan berlebihan tanpa perhitungan.
Saat Ramadhan, pola makan berubah menjadi berbuka, makan malam, dan sahur. Jika total kalori tetap seimbang, berat badan cenderung stabil atau menurun.
Porsi gizi seimbang saat berbuka dan sahur. Karbohidrat kompleks, protein, dan sayur membantu kenyang lebih lama.
Sebaliknya, konsumsi gorengan, minuman manis, dan camilan tinggi gula meningkatkan asupan kalori berlebih. Kebiasaan ini lebih berisiko menggagalkan diet dibanding waktu makannya.
| Baca juga: Pola Makan Seimbang Bantu Diet Sehat |
Cara aman adalah mengatur porsi makan malam dengan metode setengah piring sayur. Tambahkan protein secukupnya dan batasi makanan tinggi lemak.
Olahraga ringan setelah berbuka juga membantu menjaga keseimbangan energi. Aktivitas fisik mendukung pembakaran kalori dan menjaga metabolisme tetap aktif.
Kesimpulannya, makan malam saat Ramadhan tidak selalu menggagalkan diet. Kunci keberhasilan tetap pada kontrol porsi, kualitas makanan, dan konsistensi pola hidup sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....