Aksi Gundul Massal, Wujud Solidaritas bagi Anak Penderita Kanker

  • 14 Feb 2026 17:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Aksi gundul massal digelar Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia(YKAKI) Cabang Semarang sebagai bentuk solidaritas bagi anak penderita kanker. Kegiatan bertajuk #beranigundul 2026, Lawan Kanker pada Anak ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak Internasional.

Kegiatan tersebut berlangsung di The Park Mall Semarang, Sabtu, 14 Februari 2026. Suasana terasa hangat dengan suara mesin pencukur rambut yang berpadu dengan tawa anak-anak peserta.

Momen haru juga terasa saat anak-anak dari yayasan tersebut menampilkan gerak lagu Laskar Pelangi. Penampilan itu mengundang tepuk tangan sekaligus mengharukan para hadirin yang turut menyaksikan.

Kepala Cabang Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Semarang, Vita Mahaswari, mengatakan kegiatan ini bertujuan menggalang dukungan bagi anak-anak penderita kanker. Dukungan tersebut tidak hanya berupa donasi materi, tetapi juga dukungan moral.

"Kenapa (gerakan-red) berani gundul? Karena memang kami terinspirasi dari anak-anak yang di terapi kan ada efeknya. Kami berharap seluruh masyarakat dan berbagi usia dan berbagi secara moral, kalau melihat teman-temannya, mereka merasa ada yang temanin," katanya.

Melalui kegiatan ini, yayasan berharap dukungan masyarakat terus meningkat, baik dalam bentuk donasi maupun kepedulian. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pelayanan dan memberikan semangat bagi anak-anak serta keluarga yang sedang menghadapi kanker.

Gerakan berani gundul ini mengundang partisipasi masyarakat luas, termasuk warga dari berbagai daerah. Bahkan, beberapa warga asing turut ambil bagian sebagai bentuk dukungan terhadap anak-anak penderita kanker.

Salah satu peserta, Asrida Ulinuha, warga Semarang, mengaku tergerak mengikuti aksi tersebut karena ingin membantu sesama. Ia berharap aksinya dapat memberikan manfaat dan semangat bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker.

"Kalau kita melakukan sesuatu bisa manfaat buat orang lain, kenapa tidak? Ada orang donasi dengan menonton saya gundul," ujar wanita asal Semarang ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....