Perbedaan Gula Sukrosa dan Laktosa dalam Produk Susu
- 23 Des 2025 19:04 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Di banyak produk susu, dua jenis gula yang paling sering muncul di label adalah sukrosa dan laktosa. Keduanya sama-sama memberikan rasa manis, tetapi berasal dari sumber yang berbeda.
Sukrosa adalah gula meja yang umum ditambahkan ke makanan dan minuman. Gula ini biasanya berasal dari tebu atau bit gula, dan perannya murni sebagai pemanis tambahan dalam produk susu olahan.
Laktosa berbeda karena merupakan gula alami yang memang ada di susu hewani. Tubuh memecah laktosa menggunakan enzim laktase, dan orang yang kekurangan enzim ini biasanya mengalami intoleransi laktosa.
Secara fungsi, sukrosa memberikan manis yang lebih kuat dan stabil sehingga produsen menambahkannya untuk memperbaiki rasa. Sementara laktosa punya tingkat kemanisan lebih rendah, tetapi menjadi bagian alami dari struktur nutrisi susu.
Sukrosa harus diperhatikan konsumsinya karena termasuk gula tambahan yang bila berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolik. Laktosa umumnya lebih aman bagi tubuh selama tidak ada intoleransi, karena penyerapannya lebih lambat.
Perbedaan ini penting dipahami konsumen, terutama saat memilih susu untuk diet rendah gula atau untuk anak dengan sensitivitas tertentu. Membaca label bisa membantu menentukan apakah kadar manisnya berasal dari gula alami atau tambahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....