Mengenal Hormon DHT, Benarkah Menjadi Penyebab Kerontokan Rambut?

  • 30 Nov 2025 17:32 WIB
  •  Semarang

Kerontokan rambut sering menjadi masalah yang sangat mengganggu dan banyak orang menduga hormon adalah biang keladi utamanya. Hormon Dihydrotestosterone atau DHT sering disebut pemicu utama, benarkah? Mari kita telaah lebih lanjut mengenai peran hormon ini.

DHT adalah turunan dari hormon testosteron pada tubuh dan hormon ini terbentuk melalui bantuan enzim bernama 5-alpha reduktase. DHT merupakan hormon androgen kuat yang sangat penting, perannya memengaruhi perkembangan karakteristik pria.

Benar, DHT terbukti memiliki hubungan erat dengan kerontokan rambut dan kondisi ini sering disebut androgenetic alopecia atau kebotakan pola pria. Beberapa folikel rambut memiliki sensitivitas tinggi terhadap DHT sehingga hormon ini dapat menyerang dan menyusutkan folikel rambut.

DHT akan menempel pada reseptor folikel rambut di kulit kepala dan menyebabkan fase pertumbuhan rambut menjadi lebih pendek. Folikel rambut akhirnya menyusut dan menghasilkan helai rambut tipis sehingga semakin lama folikel rambut tersebut berhenti memproduksi rambut.

Sensitivitas folikel terhadap DHT sangat ditentukan oleh genetik dan jika ada riwayat kebotakan di keluarga, risikonya pun tinggi. Jumlah enzim 5-alpha reduktase juga diwariskan dalam gen sehingga genetik menjadi penentu utama seseorang mengalami kebotakan.

DHT tidak hanya memengaruhi pria, tetapi juga wanita. Pada wanita, peningkatan DHT juga bisa menyebabkan penipisan rambut dan pola kerontokannya biasanya berbeda dengan kebotakan pada pria.

Ada beberapa pengobatan yang dirancang untuk menghambat kerja DHT seperti obat penghambat 5-alpha reduktase dapat mengurangi produksi DHT. Konsultasikan kondisi kerontokan rambut dengan dokter ahli dermatologi atau trikologi. (Fahri Marlian)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....