Mengenal Sinusitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Penyembuhan
- 09 Jun 2025 14:25 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Rhinosinusitis atau sinusitis adalah kondisi peradangan pada area sinus, rongga di antara dahi, tulang pipi, dan hidung. Sinus sendiri memiliki fungsi untuk menyaring, melembabkan, dan menghangatkan udara yang masuk ke saluran hidung.
Sinus juga mampu menampung lendir untuk melindungi udara dari debu dan alergi. Jika lendir yang tertampung di sinus terinfeksi kuman atau bakteri, sinus meradang dan jadilah sinusitis.
Awalnya, penderita sinusitis akan merasakan pilek biasa. Namun, jika terus dibiarkan, dapat memberi efek nyeri kepala yang hebat dan menjalar hingga telinga, gigi, dan mulut.
Sinusitis dapat terjadi pada manusia usia dewasa dan lansia. Selain itu, sinusitis juga dapat terjadi pada anak yang sebelumnya pernah mengidap infeksi saluran nafas.
Gejala sinusitis yang umum terjadi adalah pilek yang tidak kunjung menbaik dalam waktu 10-14 hari dan batuk berkepanjangan. Selain itu, gejala penyakit tersumbat hingga daya penciuman menurun juga menjadi gejala umum terjadinya sinusitis.
Gejala tersebut berlaku bagi sinusitis akut maupun kronis yang bisa terjadi pada dewasa maupun anak-anak. Gejala dan tanda sinusitis tersebut biasa terjadi hingga 12 minggu.
Apabila kondisi menjadi semakin parah, terlihat ciri-ciri yang lebih parah, hendaknya segera berkonsultasi pada Dokter THT. Ditambah lagi jika turut merasakan hidung tersumbat dan kesulitan bernapas.
Untuk diagnosis, penderita sinusitis dapat melakukan pemindaian sinar-X, CT Scan, atau MRI. Tindakan tersebut dapat dilakukan untuk melihat tingkat keparahan sinusitis dan tindak lanjut pengobatan yang diperlukan.
Selain itu, dokter THT juga dapat meninjau sinusitis dengan nasal endoskopi. Jika ditemukan benjolan atau pembengkakan pada rongga hidung, dokter akan mengambil sample bakteri, virus, dan kuman yang menyebabkan radang sinus.
Sinusitis dapat disembuhkan dengan pengobatan yang disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Metode-metode penyembuhan sinusitis dapat dilakukan mandiri, sesuai arahan dokter.
Jika gejala sinusitis berupa hidung tersumbat, lakukan cuci hidung menggunakan larutan NaCl atau hirup uap untuk encerkan lendir. Tindakan ini tetap perlu rekomendasi dari dokter.
Selain itu, lakukanlah pengobatan ke dokter untuk mendapatkan obat antiobiotik. Obat membantu meredakan gejala sinusitis berupa batuk, pilek, sakit kepala, dan bengkak pada bagian mata dan dahi.
Tindakan operasi sinusitis bagi penderitanya juga dapat dilakukan pada penderita sinusitis tahap kronis. Operasi dilakukan untuk menghilangkan polip serta membersihkan sinus yang menyumbat rongga hidung. (Michelle Sabda)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....