Mengenal Dispepsia, Sindrom Gangguan Pencernaan yang Wajib Diwaspadai

  • 09 Jun 2025 13:53 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Dispepsia adalah sindrom atau sekumpulan gejala yang mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan. Dispepsia memiliki beberapa gejala, yakni begah saat sedang makan, sensasi panas pada area perut, serta nyeri ulu hati.

Dispepsia adalah gangguan kesehatan yang umum dan bisa dialami siapa saja. Kendati demikian, penting untuk tidak menganggap remeh dispepsia.

Masih belum diketahui secara pasti apa penyebab dispepsia. Namun, ada banyak faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sindrom dispesia.

Beberapa faktornya adalah merasa stres atau depresi, gangguan cemas, kebiasaan merokok, dan terdapat kebiasaan mengonsumi minuman beralkohol. Selain itu, adanya infektis bakteri helicobacter pylori pada saluran pencernaan juga diduga menjadi penyebabnya.

Pola makan yang tidak baik, makan tidak teratur, serta terlalu banyak konsumsi makanan pedas dan berlemak juga dapat memicu dispepsia. Manusia yang mengidap penyakit GERD, radang lambung, atau penyakit pencernaan lain juga menjadi faktor sindrom dispepsia.

Sejumlah gejala yang termasuk ke dalam sindrom dispepsia yakni mudah kenyang, mual, dan perut terasa begah dan kembung setelah makan. Nyeri, perih serta sensasi panas dan terbakar pada bagian ulu hati yang menjalar hingga kerongkongan juga menjadi gejalanya.

Dokter biasanya akan melakukan sejumlah tindakan medis untuk memeriksa dan mengetahui penyebab dispespia yang dialami oleh pengidapnya. Tindakan yang dilakukan yakni pemeriksaan darah, pemeriksaan feses, dan endoskopi.

Dispepsia dapat sembuh apabila pengidapnya menjalani gaya hidup yang lebih sehat serta mengobatinya dengan cara yang tepat. Langkah pengobatan yang dapat dilakukan, yakni konsumsi obat-obatan sesuai petunjuk dokter, menjaga pola makan, menjaga berat badan ideal.

Stres yang menjadi faktor pemicu dispepsia juga wajib dihindari oleh pengidap dispepsia. Setelah makan, wajib menunggu kurang lebih 3 jam sebelum tidur atau berbaring untuk mencegah dispepsia. (Michelle Sabda)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....