RSI Muhammadiyah Kendal Buka Layanan Radioterapi Kanker
- 05 Jun 2025 11:14 WIB
- Semarang
KBRN, Kendal: Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal sudah membuka layanan radioterapi bagi pasien kanker. Gedung fasilitas Instalasi Radioterapi ini diresmikan oleh pejabat Kementerian Kesehatan(Kemenkes), Rabu(4/6/2025).
Direktur RSI Muhammadiyah Kendal, dr. Suhadi mengatakan, pihaknya membangun instalasi radioterapi karena jumlah penderita kanker semakin meningkat. Berdasarkan data Kemenkes RI, pada 2022 tercatat sekitar 400 ribu kasus baru, dengan kematian di atas 200 ribu.
"Salah satu penyebab mortalitas tinggi, karena instalasi untuk penanganan kanker. Terutama, instalasi radioterapi masih sangat kurang," katanya.
Dokter Suhadi mengatakan, jumlah pasien kanker yang dirujuk ke Rumah Sakit Kariadi Semarang saat ini sudah sangat overload. Masa tunggu pasien untuk mendapatkan layanan radiaterapi bisa tiga sampai empat bulan.
Pasalnya, Rumah Sakit Kariadi Semarang merupakan satu-satunya rumah sakit yang memiliki instalasi radioterapi untuk wilayah Pantura Jawa Tengah. "RSI Muhammadiyah Kendal membangun instalasi radioterapi guna membantu pasien mendapatkan pelayanan lebih awal, sehingga bisa menurunkan angka mortalitas pasien kanker, khususnya di wilayah Pantura," katanya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Andi Saguni mengatakan, angka kesakitan dan kematian akibat kanker menunjukkan tren meningkat. Khusus di Jawa Tengah, sesuai data di Rumah Sakit Kariadi Semarang, antrian pelayanan radioterapi bisa 3-4 bulan, dengan jumlah kasus 14 ribu lebih.
"Kebutuhan untuk terapi pasien kanker itu sangat tinggi. Kementerian Kesehatan melakukan transformasi layanan kesehatan, dengan melakukan upaya dan kebijakan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut," katanya.
Pemerintah menargetkan sampai tahun 2027, seluruh provinsi di Indonesia akan memiliki sarana prasarana alat kesehatan terkait dengan radioterapi. Upaya ini sebagai kebijakan transformasi oleh Menteri Kesehatan agar semua provinsi memiliki instalasi radioterapi.
"Tiap provinsi harus ada instalasi radioterapi. Jika ditangani di luar provinsi, butuh waktu, biaya, maka penanganannya menjadi lambat," katanya.
RSI Muhammadiyah Kendal juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kemoterapi dan Laboratorium Patologi Anatomi. Pada waktu yang bersamaan, diresmikan pula RSI Muhammadiyah 2 Kendal di Patean. (faiz)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....