Waspada Brain Rot: Otak Jadi Korban Era Digital

  • 28 Apr 2025 12:45 WIB
  •  Semarang

KBRN,Semarang: Saat ini, istilah "brain rot" semakin sering terdengar, terutama di kalangan generasi muda yang aktif di media sosial. Secara harfiah berarti “pembusukan otak”, namun secara kiasan menggambarkan performa otak yang menurun akibat konsumsi konten digital berlebihan.

Dilansir dari BBC News meskipun bukan diagnosis medis, beberapa gejala brain rot yang sering dikeluhkan meliputi kehilangan konsentrasi. Selain hilang fokus, juga merasa malas berpikir atau menganalisis hal kompleks.

Ini bisa terjadi akibat penggunaan media sosial berlebihan, yang selalu menawarkan dopamine instan lewat video cepat (short video). Lama-kelamaan, otak terbiasa dengan rangsangan cepat dan enggan menghadapi informasi yang lebih mendalam.

Ditambah aktifitas berpindah antara aplikasi, tab, notifikasi secara terus-menerus membuat otak kesulitan untuk menyelesaikan satu tugas dengan fokus. Aktifitas ini membuat kapasitas berpikir dapat menurun seiring waktu.

Maka dari itu penting untuk membatasi penggunaan gadget, terutama yang mungkin sudah merasakan beberapa gejala penurunan fungsi otak. Gunakan fitur pembatas waktu untuk aplikasi, dan membaca buku atau belajar sesuatu hal baru.

Brain rot bukan sekadar istilah, tetapi mencerminkan gejala kelelahan otak akibat pola hidup digital yang tak seimbang. Dengan menyadari tanda-tandanya diharapkan bisa mencegah otak jadi korban scroll tanpa henti.(Galih Aji)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....